Banyak warga Palestina kehilangan rumah di Yerusalem Timur

BabatPost.com – Sekira 200 keluarga Palestina di Yerusalem Timur kehilangan tempat tinggalnya. Mereka terpaksa menumpang di rumah sanak saudara, akibat rumah mereka yang dihancurkan oleh pihak Israel.

Keluarga Palestina yang kehilangan rumahnya ini terpaksa menerima kondisi rumah yang dihancurkan oleh militer Israel. Sebagian dari warga itu pun terpaksa berlindung di balik tembok pemisah wilayah Israel.

Pindahnya warga, membuat mereka terancam kehilangan kartu identitas yang dikeluarkan Israel. Negara Yahudi tersebut, menolak mengakui warga Palestina yang tinggal di balik tembok pemisah. Praktis ini membuat mereka kehilangan hak untuk tinggal di Yerusalem Timur.

“Mereka (keluarga Palestina) sudah pindah ke balik tembok pembatas. Mereka pun hanya membayar mahal untuk tinggal di wilayah tersebut,” ujar Direktur Wadi Helwah Information Centre Jawad Siyam, seperti dikutip Gulf News, Minggu (13/10/2013).

Berita Terkait :  Ledakan bom di Madinah targetkan masjid Nabawi dan makam Nabi Muhammad SAW

“Mulai 2008 hingga sekarang, sudah sekira 200 keluarga yang kehilangan tempat tinggalnya dan tidak bisa memiliki tempat bermukim yang baru,” lanjutnya.

Siyam menambahkan, beberapa tempat tinggal sementara yang didiami oleh para keluarga Palestina itu, didiami oleh lima hingga enam indivudi. Tak jarang mereka hidup di sebuah ruangan yang sama.

Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More