Kinerja Jokowi masih terus dipantau

  • Share

BabatPost.com – Rabu 16 Oktober 2013, tepat setahun Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memimpin Ibu Kota. Berdasarkan survei Indo Barometer, kinerja Jokowi-Ahok masih menyisakan rapor merah.

Di mana, tingkat kepuasaan masyarakat masih kurang dari 60 persen dalam berbagai bidang. Meliputi ketersediaan lapangan pekerjaan, perumahan untuk rakyat, polusi udara, mengurangi pengangguran, mengundang investor baru, penegakan hukum, korupsi, mengatasi kriminalitas, kemacetan, gelandangan dan anak jalanan, prostitusi, serta narkoba, masih menjadi rapor merah.

Berita Terkait :  Fadli Zon Sindir Acara Mantu Jokowi, Netizen Balik Serang

“Rapor merah ini masih menjadi PR bagi Jokowi-Ahok di sisa masa kepemimpinannya yang masih empat tahun lagi,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari, kepada wartawan, di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Kamis (17/10/2013).

Dijelaskannya, dari semua poin yang masih menjadi catatan, kemacetan merupakan persoalan terbesar dalam setahun kepemimpinan Jokowi dibanding dua gubernur sebelumnya, Sutiyoso dan Fauzi Bowo. “Praktis di semua bidang, Jokowi dianggap lebih baik, kecuali soal kemacetan, di mana responden mengganggapnya sama saja,” ujarnya.

Berita Terkait :  Semarang ditutupi Kabut Asap

Pada survei yang dilakukan pihaknya, publik yang menuding penyebab utama kemacetan disebabkan volume kendaraan mencapai 64,3 persen responden. Sebanyak 26 persen di antaranya kemudian mengusulkan kebijakan pembatasan kendaraan, 17,8 persen mengusulkan Pemprov DKI meningkatkan kualitas angkutan umum, dan 17 persen mengusulkan membangun transportasi massal.

Survei Indo Barometer dilakukan di seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta pada 4-10 Oktober 2013 dengan jumlah responden mencapai 400 orang. Metode survei menggunakan multistage random sampling dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara secara tatap muka memakai kuesioner. Margin of error sekira 4,9 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

  • Share