Penjualan rumah di Singapura turun drastis

BabatPost.com – Penjualan rumah di Singapura anjlok hingga 48 persen pada bulan Oktober ini dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini sebagai akibat dari kebijakan pemerintah pada musim panas lalu yang ingin meredakan pertempuran di pasar properti.

Dilansir dari worldpropertychannel, Sabtu (16/11/2013), berdasarkan laporan yang dirilis oleh Urban Redevelopment Authority, total rumah yang terjual pada Oktober hanya sekitar 1.009 unit, jauh menurun dibanding tahun lalu yang mencapai hampir 2.000 unit.

Laporan tersebut mencatat kalau penjualan rumah turun hingga 19 persen dibanding bulan sebelumnya. Penjualan rumah di Singapura baru menurun sekitar empat bulan terakhir.

Setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan baru bagi pasar properti. Dengan mengkhawatirkan terjadinya bubble, pemerintah membuat aturan untuk meningkatkan uang muka atau DP yang dibayar oleh pembeli rumah untuk pinjaman kedua.

Berita Terkait :  Demi Bocah Penderita Kanker Otak, Penduduk Ontario Rayakan Natal Lebih Serentak

Sejak diberlakukannya kebijakan tersebut, harga rumah berangsur turun, pada kuartal ketiga mencapai harga terendah dalam 18 bulan terakhir.

“Pengembang mulai sedikit khawatir tentang sentimen kebijakan baru ini. Tampaknya sekarang mereka akan mengubah strategi dengan memasarkan proyek sedikit”, kata Direktur Eksekutif di SLP International Konsultan Properti, Nicholas Mak.

Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More