Menteri Pertahanan Israel Tidak Mau Berdamai Seumur Hidup Dengan Palestina

BabatPost.com – Moshe Yaalon Menteri Pertahanan Israel, mengatakan bahwa dia tidak percaya akan ada kesepakatan damai yang stabil akan dapat dicapai dengan Palestina selama masa hidupnya.

Dia menuduh Palestina telah menutup pintu terhadap usaha-usaha untuk melanjutkan pembicaraan dan telah menolak perjanjian perdamaian untuk tanah selama 15 tahun terakhir.

“Kemungkinan untuk mencapai kesepakatan yang stabil. Ada seseorang yang mengatakan, tidak akan melihatnya selama masa dia menjabat,” kata Yaalon merujuk pada pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama di stasiun televisi Israel pekan lalu.

Obama mengatakan, pada wawancara dengan televisi Israel Perdana Menteri (PM) Israel Benyamin Netanyahu memiliki begitu banyak keberatan dan kondisi yang mustahil untuk dipenuhi dalam waktu dekat.

Berita Terkait :  Korea Selatan Gemetar Dengan Pembangunan Senjata Nuklir Milik Korea Utara

“Saya tidak melihat kesepakatan yang stabil selama masa hidup saya. Dan saya berniat untuk hidup lebih lama,” lanjutnya seperti dikutip Reuters, Selasa (9/6/2015).

Pernyataan Moshe ini dibantah oleh Pejabat dari Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Wasel Abu Youssef yang mengatakan bahwa Pemerintah Israel baik dulu maupun sekarang telah menutup pembicaraan dengan meminta blok wilayah besar untuk pemukiman Yahudi serta menolak hak para pengungsi Palestina untuk kembali ke rumah mereka.

Pembicaraan damai kedua belah pihak terhenti pada April 2014 karena protes keras atas pembangunan permukiman Yahudi di wilayah yang ditempati oleh warga Palestina. Israel juga melayangkan prites atas kerjasama yang dilakukan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dengan Hamas yang tidak mau mengakui keberadaan Israel sebagai sebuah negara.

Berita Terkait :  Duterte Segera ke Vatikan untuk Minta Maaf Karena Sebut Paus "Anak Pelacur"
Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More