Inilah Isi Surat Resmi SBY Yang Ditujukan Untuk Jokowi

BabatPost.com – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengirim surat resmi untuk Presiden Joko Widodo menyusul ditundanya pemilihan kepala daerah di tujuh wilayah karena hanya ada calon tunggal.

Imelda Sari Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat mengatakan bahwa Surat dari SBY kepada Jokowi terkait masalah calon tunggal itu, salah satu poin yang disampaikan bila diperlukan maka presiden bisa mengeluarkan Perppu untuk masalah calon tunggal ini.

Berikut ini adalah poin-poin isi surat SBY untuk Jokowi:

1. Terkait calon tunggal, Demokrat menyarankan agar perpanjangan waktu pendaftaran ditambah sekitar satu bulan supaya partai politik dapat leluasa menentukan calon lain untuk menghindari calon tunggal dalam pilkada. Pelaksanaan pilkada dengan satu calon tidak bisa dibatasi karena menyangkut hak asasi dalam berpolitik.

Berita Terkait :  Dikira pesawat jatuh ternyata itu adalah Sonic Boom F16, Apa sih Sonic Boom itu ?

2. Kurang tepat untuk mengatasi hal tersebut kalau hanya sekadar ditunjuk Plt untuk menggantikan calon-calon tunggal dengan elektabilitas yang tinggi tersebut, dan para Plt harus menjabat untuk waktu yang lama pula hingga 2017. Seyogyanya dan sepatutnya pimpinan daerah haruslah calon-calon yang benar-benar pilihan rakyat dan dicintai rakyat, bukan sekadar seorang Plt yang ditunjuk sepihak.

3. Oleh karenanya agar hak rakyat dan calon-calon pilihan rakyat tersebut tidak terciderai, maka pemerintah harus segera membuat payung hukum berupa peraturan Presiden pengganti undang-undang (perppu) untuk menjadi dasar digelarnya pilkada meski hanya ada satu calon. Tanpa perppu, pilkada dengan satu calon tidak dapat dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 12 Tahun 2015.

Berita Terkait :  Kalimantan Timur Bakal Punya Jalur Kereta Api

4. Demokrat juga menyatakan penolakannya pada calon kepala daerah yang pernah menjadi narapidana. Mantan narapidana adalah kurang patut menjadi Kepala Daerah jadi seharusnya tidak diperbolehkan menjadi calon kepala daerah.

Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More