Israel tutup sebagian Yerusalem

Sebagai upaya menghentikan gelombang serangan mematikan, kini kabinet Israel memberi kewenangan kepada polisi untuk menyegel sebagian dari kota Yerusalem. Usai suatu pertemuan darurat, kabinet menetapkan pula bahwa tentara akan juga dikerahkan di beberapa kawasan untuk membantu polisi.

Langkah ini diambil setelah polisi berhasil mengungkap tiga warga Israel terbunuh dan 20 orang lain terluka dalam berbagai serangan penikaman maupun penembakan di Yerusalem dan Israel tengah. Dua penyerang di Yerusalem, diidentifikasi sebagai waga Palestina, ditembak polisi.

Read More
Berita Terkait :  Harris Wofford Mantan Anggota Senator Amerika Serikat Umumkan Pernikahan Kedua Dengan Sesama Jenis

Polisi mengatakan, mereka melepaskan tembakan setelah tersangka menembak dan menikam para penumpang bis. Selain polisi, tentara juga dikerahkan di beberapa tempat untuk menghentikan gelombang penikaman. Seorang Israel lain tewas setelah dikejar dan ditikam di bagian lain Yerusalem.

Semenara seorang Palestina tewas dalam bentrokan dengan pasukan Israel di Betlehem, Tepi Barat. Penikaman oleh tersangka Palestina yang berlangsung hampir setiap hari, mengakibatkan puluhan warga sipil Israel tewas dan terluka sepanjang dua pekan terakhir.

Berita Terkait :  Menteri Pertahanan Israel Tidak Mau Berdamai Seumur Hidup Dengan Palestina

Ketegangan antara Israel dan Palestina meningkat sejak bulan lalu, dipicu oleh bentrokan di kawasan Masjidil Aqsa Yerusalem, Tepi Barat, Gaza, dan gelombang penikaman.

Dua penyerang di Yerusalem, diidentifikasi sebagai waga Palestina dan ditembak polisi. Rabu, (14/10/2015) Polisi mengungkapkan melepaskan tembakan setelah tersangka menembak dan menikam para penumpang bis. Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu timbulnya serangan dari Israel, pihak Israel menduga ada yang tidak beres dengan peristiwa tersebut.

Satu korban Israel lain tewas setelah dikejar dan ditikam di bagian lain Yerusalem. Sementara seorang Palestina tewas dalam bentrokan dengan pasukan Israel di Betlehem, Tepi Barat.

Berita Terkait :  Benarkah Korea Utara Menjadi Salah Satu Dalang Dalam Penyebaran Virus WannaCry

Penikaman oleh tersangka Palestina yang berlangsung hampir setiap hari, mengakibatkan puluhan warga sipil Israel tewas dan terluka sepanjang dua pekan terakhir. Sejumlah penyerang dan setidaknya 18 warga Palestina juga terbunuh.

Kejadian ini membuat situasi kembali memanas diantara kedua Negara yakni, Israel dan Palestina. Hal ini dipicu bentrokan di kawasan Masjidil Aqsa Yerusalem, tepi Barat, Gaza, dan gelombang penikaman.

 

Related posts