Israel tutup sebagian Yerusalem

Sebagai upaya menghentikan gelombang serangan mematikan, kini kabinet Israel memberi kewenangan kepada polisi untuk menyegel sebagian dari kota Yerusalem. Usai suatu pertemuan darurat, kabinet menetapkan pula bahwa tentara akan juga dikerahkan di beberapa kawasan untuk membantu polisi.

Langkah ini diambil setelah polisi berhasil mengungkap tiga warga Israel terbunuh dan 20 orang lain terluka dalam berbagai serangan penikaman maupun penembakan di Yerusalem dan Israel tengah. Dua penyerang di Yerusalem, diidentifikasi sebagai waga Palestina, ditembak polisi.

Berita Terkait :  Donald Trump Manfaatkan Temuan Isi dari Ribuan Email Hillary yang Bocor

Polisi mengatakan, mereka melepaskan tembakan setelah tersangka menembak dan menikam para penumpang bis. Selain polisi, tentara juga dikerahkan di beberapa tempat untuk menghentikan gelombang penikaman. Seorang Israel lain tewas setelah dikejar dan ditikam di bagian lain Yerusalem.

Semenara seorang Palestina tewas dalam bentrokan dengan pasukan Israel di Betlehem, Tepi Barat. Penikaman oleh tersangka Palestina yang berlangsung hampir setiap hari, mengakibatkan puluhan warga sipil Israel tewas dan terluka sepanjang dua pekan terakhir.

Ketegangan antara Israel dan Palestina meningkat sejak bulan lalu, dipicu oleh bentrokan di kawasan Masjidil Aqsa Yerusalem, Tepi Barat, Gaza, dan gelombang penikaman.

Berita Terkait :  Pasukan Israel serang Masjid Al Aqsa lagi

Dua penyerang di Yerusalem, diidentifikasi sebagai waga Palestina dan ditembak polisi. Rabu, (14/10/2015) Polisi mengungkapkan melepaskan tembakan setelah tersangka menembak dan menikam para penumpang bis. Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu timbulnya serangan dari Israel, pihak Israel menduga ada yang tidak beres dengan peristiwa tersebut.

Satu korban Israel lain tewas setelah dikejar dan ditikam di bagian lain Yerusalem. Sementara seorang Palestina tewas dalam bentrokan dengan pasukan Israel di Betlehem, Tepi Barat.

Berita Terkait :  Pengakuan Pelaku Bom Brussels

Penikaman oleh tersangka Palestina yang berlangsung hampir setiap hari, mengakibatkan puluhan warga sipil Israel tewas dan terluka sepanjang dua pekan terakhir. Sejumlah penyerang dan setidaknya 18 warga Palestina juga terbunuh.

Kejadian ini membuat situasi kembali memanas diantara kedua Negara yakni, Israel dan Palestina. Hal ini dipicu bentrokan di kawasan Masjidil Aqsa Yerusalem, tepi Barat, Gaza, dan gelombang penikaman.

 

Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More