Minta Klarifikasi ke Kapolda, Ahmad Dhani Rela Menunggu

  • Share
twit ahmad dhani

BABAT POST – Musisi Ahmad Dhani membuktikan cuitannya di Twitter tentang rencananya menemui Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Moechgiyarto. Seperti diketahui, akar dari perseteruan ini adalah gagalnya Dhani berdemo dengan mengadakan konser musik di gedung lama KPK pada Kamis (2/6), dan diinterogasinya beberapa kru Dhani.

Ia mendatangi Polda Metro Jaya, Senin (6/6/2016) sekitar pukul 10.30 WIB.

“Benar yang ada di Twitter saya. Saya harus datang untuk menyelesaikan masalah penting. Beliau berkata ingin mempidanakan saya. Ada di YouTube videonya,” kata Dhani di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat.

Selain itu, Dhani juga ingin mempertanyakan mengapa kru-nya sempat ditahan kurang lebih 1×24 jam dan juga diinterogasi seperti teroris pada, Kamis (2/6/2016) lalu.

Berita Terkait :  Sinopsis Film Selesai : Godaan Anya Untuk Broto di Tengah Pandemi

“Kenapa anak buah saya ditahan dan di-BAP seperti teroris?” ucapnya.

Menurut Dhani, dia tidak melakukan suatu tindak pidana. Untuk, itu tidak ada alasan dari kepolisian untuk mempidanakan dirinya.

Dhani disebut-sebut membawa truk tronton kala itu, yang bisa berpotensi menyebabkan kemacetan panjang. Namun ternyata, Dhani mengaku bahwa tronton tersebut bukanlah miliknya.

“Bukan saya yang bawa tronton. Jadi kalau di BAP, bisa dilihat bahwa yang bawa tronton bukan saya. Tronton itu punya aktivis lain. Sama-sama demo,” ungkapnya.

“Gini lho sebenarnya, kalau misal gak boleh cukup diperingatkan, diusir saja. Biasanya seperti itu prosedurnya,” tambahnya.

Berita Terkait :  Nia dan Ardi pakai sabu karena stres di masa pandemi, Husin Shihab: Enggak masuk akal

Dhani pun juga ingin meminta klarifikasi dan jawaban kenapa pihaknya dihalang-halangi untuk berunjuk rasa di KPK. Padahal, kata dia, organisasi ataupun grup band seperti Slank malah diperbolehkan.

“Permasalahannya, kenapa itu bisa terjadi? Siapa yang melarang kami, aktivis, untuk berdemo di KPK? Kenapa kami mengalami kesulitan berdemo di KPK? Dulu Slank aja kok boleh?” kata dia.

Menurut Dhani, Kapolda mendapatkan laporan yang salah, karena Dhani tidak berniat untuk mengadakan konser musik. Dia bahkan memberikan bukti jika tak ada alat musik di mobil box miliknya.

“Ya maka dari itu saya nggak konser musik kemarin. Karena belum ada izinnya. Demo kemarin bukan saya yang minta izin. Nah demo berikut saya yang minta izin melakukan konser musik di depan KPK,” ujarnya lagi.

Berita Terkait :  Berita Viral, Foto Keluarga Ahmad Dhani Penuh Makna dan Nyinyiran

Namun, belum ada kepastian apakah Dhani bisa bertemu dengan Moechgiyarto atau tidak.

Berdasarkan informasi, Moechgiyarto saat itu sedang rapat tentang analisis dan evaluasi bersama jajarannya. Mengetahui hal tersebut, Dhani pun disuruh menunggu di Gedung Utama Polda Metro Jaya.

“Nggak papa saya tunggu aja. Pokoknya harus ketemu Kapolda karena saya juga mau tanya: siapa yang melarang kami, aktivis, dipersulit untuk berdemo di depan KPK? Kita butuh klarifikasi karena kita akan berdemo di KPK lagi,” ucapnya.

  • Share