Problem Miss V berikut ini telah bikin kualitas hidup wanita menurun drastis, baca yuk

Babatpost.com – Problem Miss V berikut ini telah bikin kualitas hidup wanita menurun drastis, baca yuk, Menjaga organ paling intim seorang wanita adalah sebuah kewajiban, terutama Miss V. Karena jika tidak dijaga kebersihannya bisa menimbulkan beberapa masalah salah satunya adalah Vulvodynia. Penyakit ini menyerang wanita saja baik tua maupun muda.

Rasa sakit yang menjadi gejala umum ini sering digambarkan seperti sakit tertusuk dan terbakar.

Gejala itu muncul terutama saat vulva diprovokasi oleh sentuhan pakaian atau penetrasi saat berhubungan intim. Tak heran, vulvodynia yang parah bisa berdampak pak kualitas wanita hidup.

Sangat sedikit ahli yang tahu apa atau di mana itu berasal. Vulva yang terdiri dari alat kelamin luar perempuan (klitoris, labia, lubang vagina, dan kelenjar Bartholin) terdiri dari kelenjar yang menyediakan pelumas alami untuk vagina dan kaya saraf yang mudah dirangsang.

Berita Terkait :  Berbaring Setelah Makan Mampu Permudah Picu Naiknya Asam Lambung

Dikatakan bahwa tiga dari 20 wanita akan mengalami Problem Miss V. Penderitanya bisa mengalami kesulitan memakai pakaian, duduk, atau berhubungan seksual. Beberapa wanita bahkan memilih mengakhiri hubungan ketika rasa sakit tak tertahankan. Sementara yang lain hanya diam dan membiarkan ketidaknyamanan dalam hubungan berlanjut.

Wanita dengan vulvodynia mengalami sensitivitas di seluruh bagian tubuh mereka, bukan hanya di vulva. Mereka umumnya juga memiliki kondisi menyakitkan lainnya seperti sindrom iritasi usus besar karena adanya perubahan di pusat pemrosesan informasi nyeri di otak.

Berita Terkait :  Laki-laki Cerdas Dianggap Memiliki Kualitas Sperma Paling Baik

Wanita dengan vulvodynia juga memiliki kadar penanda inflamasi (peradangan) dalam darah yang lebih tinggi. Kondisi tersebut lebih cenderung ditemui dengan sariawan berulang dan mereka biasanya memiliki penyakit menular seksual.

Faktor psikologis juga memainkan peranan dan terkena dampaknya. Disfungsi seksual akibat vulvodynia dapat meningkatkan depresi, yang dapat menyebabkan disfungsi seksual lebih lanjut. Namun, beberapa wanita melaporkan gejala vulvodynia untuk pertama kalinya setelah mendapat trauma psikologis, seperti kematian orang tua, pasangan, atau teman.

Jika Anda curiga Anda memiliki vulvodynia, langkah pertama yang Anda harus lakukan adalah menemui dokter dan meminta rujukan ke dokter kandungan atau spesialis vulva untuk mengobati kondisi yang menyakitkan.

Berita Terkait :  Serangan Fajar Pada Pria Muda yang Sehat Adalah Wajar?

Rencana perawatan akan yang mungkin diberikan termasuk obat-obatan, saran strategi manajemen, dan rujukan ke profesional kesehatan lainnya seperti fisioterapis atau psikolog. Perawatan seperti pijat otot dasar panggul dan olahraga akan membantu mengurangi keluhan.

Anda dapat menghindari penggunaan sabun untuk membersihkan vulva Anda. Pastikan Anda terlumasi dengan baik saat berhubungan seks, tetapi cari pelumas yang tepat. Alternatif alami adalah minyak almond dan minyak kelapa. Demikian seperti dilansir dari Dailymail, Selasa (7/6/2016).

Related posts