Berlaga di Kandang Rossi, Marc Marquez Tolak Jasa Bodyguard

BABAT POST – Sepertinya Marc Marquez tidak akan menggunakan jasa bodyguard selama tampil di GP San Marino, akhir pekan ini. Kendati begitu, sebuah sumber menyebut fans Si Bayi Alien diminta tak mengumbar provokasi selama di Sirkuit Misano.

Media Spanyol, Sport.es sebelumnya melaporkan bahwa Marquez akan menyewa jasa pengamanan pribadi (bodyguard) untuk menghindari ancaman di Sirkuit Misano yang dikenal sebagai salah satu basis pendukung Valentino Rossi.

Operator MotoGP, Dorna Sport bahkan disebut sebagai pihak yang memberi saran agar Marquez menyewa bodyguard selama tampil di GP San Marino. Dorna juga menyarankan Marquez melakukan hal yang sama pada GP Italia di Sirkuit Mugello beberapa waku lalu.

“Marc Marquez telah menolak saran Dorna Sport untuk menggunakan jasa pengawal pribadi selama GP San Marino di Sirkuit Mugello. Dia bahkan mengusir pengawal misterius yang dikirim Dorna untuk membuntutinya selama di Misano,” demikian laporan Motorsport.com.

Berita Terkait :  Bakal satu tim dengan Nicky Hayden Di Phillips Island begini komentar Marc Marquez

Sementara itu seorang sumber menyebut bahwa otoritas balap di San Marino meminta fans Marc Marquez untuk tidak membawa atribut dengan jumlah berlebihan agar tidak memicu pertengkaran dengan pendukung Rossi.

“Dikarenakan jumlah pendukung Rossi akan memenuhi sirkuit itu pada akhir pekan,” kata sumber tersebut.

Dalam laporan lain, disebutkan bahwa Dorna berkeras menempatkan orang-orang bayaran untuk melindungi Marquez. Bodyguard bergaya “intel” disebar di sekitar paddock.

Dilain pihak pebalap Ducati, Andrea Iannone, harus menunggu pemeriksaan dan keputusan dokter untuk bisa lanjut mengikuti GP San Marino di Sirkuit Misano, akhir pekan ini.

Iannone mengalami kecelakaan di tikungan 13 saat menjalani sesi latihan bebas pertama, Jumat (9/9/2016) pagi waktu setempat.

“Dia terjatuh di gravel dan punggungnya kena. Ketika kembali ke motorhome, dia merasakan sakit di punggungnya,” kata Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti.

Iannone langsung dibawa ke medical centre yang ada di sirkuit untuk menjalani x-ray lalu MRI. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan cedera berbahaya.

Berita Terkait :  Johann Zarco Sebut Kemenangan Marquez Jadi Keuntungan Baginya

Namun, Ducati memutuskan untuk membawa Iannone ke rumah sakit di Cesena. Dia absen pada sesi latihan bebas kedua yang berlangsung Jumat sore.

Dari hasil pemeriksaan CT scan di rumah sakit diketahui bahwa D3 vertebrae Iannone patah.

“Saat kembali dari rumah sakit, dia merasa sangat kesakitan. Dia tidak bisa banyak menggerakkan kepala maupun punggungnya,” kata Ciabatti.

Ciabatti juga menjelaskan bahwa dokter sempat berkata bahwa pebalap 27 tahun tersebut tidak akan bisa melanjutkan aksinya pada GP San Marinono.

Namun, dokter lalu mengatakan akan melihat kembali kondisi Iannone pada Sabtu (10/9/2016) pagi waktu setempat untuk memastikan apakah dia bisa lanjut atau tidak.

Berita Terkait :  Honda Dinilai Sudah Terlalu Banyak Lakukan Kesalahan

“Jika rasa sakit atau paling tidak luka terbesarnya sudah hilang dan dia bisa melakukan beberapa gerakan di atas motor dengan normal, dokter akan melihat apakah dia bisa turun pada latihan bebas ketiga atau tidak,” ujar Ciabatti menjelaskan.

Ciabatti menjelaskan bahwa jika memang dokter mengatakan Iannone bisa kembali ke lintasan, keputusan selanjutnya akan tergantung pada sang pebalap.

“Ini akan jadi keputusannya. Kami hanya bisa memberikan informasi sebanyak mungkin. Dia adalah orang yang harus memacu motor,” kata Ciabatti.

“Dia tahu apakah sakitnya bisa ditahan atau tidak, atau apakah dia bisa bergerak dengan normal di atas motor. Tidak masuk akal untuk kembali ke lintasan jika dia tidak bisa memacu motor dengan normal,” ujarnya lagi.

Sesi latihan bebas ketiga akan digelar Sabtu mulai pukul 09.55 waktu setempat atau 14.55 WIB.

Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More