Beranda Gaya Hidup Fashion Ingin Ada Generasi Penerus, Adji Notonegoro Dedikasikan Diri Menjadi Pengajar Perancang Busana...

Ingin Ada Generasi Penerus, Adji Notonegoro Dedikasikan Diri Menjadi Pengajar Perancang Busana Pemula

Iklan

BABAT POST – Dalam industri mode di Indonesia nama Adji Notonegoro memang patut diacungi jempol. Ia adalah salah satu perancang busana Indonesia yang karyanya sudah diakui dan banyak diapresiasi banyak pecinta mode.

Sekarang, Adji tidak hanya menjadi perancang busana, dia juga mendedikasikan diri menjadi seorang pengajar untuk para perancang busana pemula.

“Jadi, saya sebagai advisor berkeinginan bahwa nanti akan ada generasi penerus,” tutur Adjie, dalam acara InterStudi Nite di Qi Lounge, Hotel Sultan Jakarta, beberapa waktu lalu.

Adji melanjutkan bahwa dia diberikan talenta oleh Tuhan yang mana tidak ingin dia simpan sendiri.

Dia juga mengatakan bahwa dia harus memberikan ilmunya kepada siapapun yang memiliki keinginan untuk menjadi seorang perancang busana.

Jadi, ilmu yang diberikan Adji bisa jadi bermanfaat dan murid-muridnya bisa menjadi generasi penerusnya.

“Tentunya saya melatih supaya mereka betul-betul jadi next Indonesia designer,” ucapnya.

Lalu, Adji juga mengatakan bahwa dia melatih siswa yang mengikuti kursus di InterStudi ini selama enam bulan. Mereka juga harus bisa berkreasi dengan berbagai macam tema.

Selain itu, pendidikan untuk seorang perancang busana dinilai penting oleh Adji.

“Designer begitu banyak, tetapi saya tidak menginginkan orang menjadi designer secara otodidak, walaupun dia bisa secara otodidak tapi lebih baik dia mengikuti dunia pendidikan,” imbuhnya.

Oleh karena itu, dalam dunia pendidikan, Adji pun mengajarkan mereka mulai dari membuat pola dan gambar, memahami warna dan komposisinya.

Selain itu, Adji juga mengajarkan peserta didik pun untuk mengerti cara membatik, menenun, dan cara memilih bahan.

Sementara itu label busana Alleira Batik terus menunjukkan eksistensinya di industri fashion internasional. Setelah sukses menggebrak Moskow, Rusia dan Helsinki, Finlandia, kini Alleira kembali menggelar pagelaran di Hotel Seraton, Roma, Italia pada 4 Oktober 2016.

Perhelatan busana ini terlaksana berkat kerjasama dengan Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia Roma, Duta Besar RI, August Parengkuan. Para tamu undangan dari berbagai negara tampak hadir dan menikmati setiap rangkaian acara yang berlangsung.

Dengan desain yang simpel dan feminin, setiap koleksi yang dihadirkan memadukan kontrasnya wax dan indahnya bunga yang kuat. Koleksi ini menandakan hadirnya musim yang penuh dengan kehangatan. Sementara untuk warna yang digunakan didominasi oleh warna ceria dan gelap yang memberikan kesan elegan disetiap koleksinya.

Motif bunga musim semi dipadu dengan ornamen garis selipiran menjadi satu dengan motif batik ciri khas Alleira. Siluet loose, loose fitted, cullotes pants, basic pants, jumpsuit, blouse longgar, outer, fit dan flare dresses, serta pleats dan circle skirt hadir dalam balutan material berkualitas tinggi seperti, sutra ATBM, supersilk serta organza.

“Desain dan pewarnaan adalah bagian penting dari proses pembuatan batik,” papar Creative Director Alleira, Anita Asmaya Sanin melalui keterangan resminya.

Bagi Alleira, identitas yang sudah melekat tidak akan diubahnya. Identitas gradasi serta paduan Timur dan Barat yang menjadi cirikhas Alleira yang tidak menghentikan kreativitas.

“Kreativitas dan inovasi desain Alleira berjalan terus,” kata dia.