Ayah Mirna: Jika Benar Arief yang Bunuh Mirna Saya Akan Minta Maaf dan Cium Kaki Jessica

  • Share

BABAT POST – Kamis (20/10/2016) kemarin Jessica Kumala Wongso kembali duduk di kursi dipersidangan. Kali ini sidang yang dimulai pada pukul 14:09 WIB tersebut beragendakan pembacaan duplik dari terdakwa kasus kematian Wayan Mirna Salihin, yakni Jessica. Ada sebuah informasi mengejutkan yang diucapkan oleh Jessica saat membaca dupliknya.

“Saya mendapat informasi dari seorang penasehat hukum saya, bernama Hidayat Rustam. Ada satu orang bernama Amir Patatila SH mengaku pernah melihat Arief memberikan bungkusan kantong plastik hitam kepada Rangga di parkiran Sarinah sehari sebelum Mirna meninggal,” jelas Jessica saat membacakan duplik, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2016).

Rangga adalah salah satu pegawai kafe Olivier, tempat Mirna meminum kopi Vietnam yang diduga mengandung sianida. Rangga sendiri merupakan peracik kopi atau barista di kafe Olivier. Rangga pernah disebut mendapatkan uang Rp140 juta dari suami Mirna, Arief Soemarko.

Berita Terkait :  Berikut daftar korban sementara meletusnya Gunung Sinabung

Keterangan Jessica itu pun langsung membuat heboh ruang persidangan. Tak hanya pengakuan menghebohkan tersebut. Di awal pembacaan dupliknya Jessica Kumala Wongso juga sempat menjelaskan tentang foto-foto ruang tahanan mewah yang belum lama ini beredar.

Menanggapi hal tersebut, ayah Wayan Mirna Salihin, Dermawan Salihin, menyebut menantunya, Arief Soemarko, telah difitnah karena adanya informasi yang menyatakan Arief memberikan uang Rp 140 juta kepada barista Kafe Olivier, Rangga Dwi Saputra, untuk membunuh anaknya.

Berita Terkait :  Setiap Mau Sidang, Teman Jessica Kumala Wongso Sibuk Meriasnya

“Difitnah dia habis-habisan, kasarnya begitu. Lu kok berdasarkan itu, karena itu fitnah,” ujar Dermawan di luar persidangan, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2016).

Dermawan menuturkan, jika benar Arief yang membunuh Mirna, dia akan meminta maaf dan mencium kaki Jessica.

“Kalau Arief membunuh Mirna, saya yang cincang dia di depan Otto. Jessica saya minta maaf, saya cium kakinya,” ucap Dermawan.

Selain itu, Dermawan juga membantah duplik Jessica yang menyatakan tante Mirna, Roosniati Salihin, pernah mengatakan telah menghamburkan banyak uang dalam persidangan ini.

Berita Terkait :  Kisah Miris Toni Ruttiman warga Swiss yang bangun jembatan untuk rakyat Pelosok Indonesia

“Saya kasih tahu gimana mau menghamburin duit. Anak saya dan Bu Ros itu bukan saksi TKP, sama saja kayak sama si Amir (yang memberikan informasi Arief memberi bungkusan uang kepada Rangga),” ucap Dermawan.

Mirna meninggal setelah meminum es kopi vietnam yang dipesan Jessica di Kafe Olivier pada 6 Januari 2016. Hasil pemeriksaan dari Puslabfor Polri menunjukkan bahwa Mirna meninggal karena keracunan sianida.

Jessica menjadi terdakwa dalam kasus ini dan dituntut 20 tahun hukuman penjara oleh jaksa penuntut umum.

  • Share