Wiranto Ikut Komentari Kasus Penyadapan Telefon SBY

  • Whatsapp

Babatpost.com – Menteri urusan Koordinator BIdang POlitik, HUkum dan Keamanan yang dijabat oleh Wiranto belum berani membuka omongan leboh banyak lagi perihal sikap dari Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang mengatakan bahwa ada bagian dari pemerintah yang menyadap telefon Dirinya.

Wiranto enggan menanggapi karena pernyataan SBY itu baru kemungkinan yang belum jelas fakta dan kebenarannya.

Read More
Berita Terkait :  Inilah Poin-Poin 11 Klaster Lengkap UU Omnibus Law Cipta Kerja yang Perlu anda ketahui

“Kalau kemungkinan-kemungkinan bagaimana sih? Kemungkinan itu banyak, kok bicara kemungkinan,” kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (1/2/2017).

Wiranto enggan menjawab lagi saat ditanya apakah pemerintah akan menyelidiki dugaan penyadapan kepada SBY secara ilegal ini. Ia langsung buru-buru berjalan dan masuk ke mobil dinasnya.

Dalam jumpa pers Rabu sore ini, SBY merasa tak ada lagi keadilan dengan adanya penyadapan. SBY pun meminta penjelasan kepada Presiden Joko Widodo jika memang terjadi penyadapan.

Berita Terkait :  Aas Rolani harus pasrah Suaminya Rohadi diamankan Pihak berwajib

Adapun penyadapan yang dimaksud adalah percakapan SBY dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin.

Dalam persidangan kasus dugaan penistaan agama kemarin, pihak Ahok mengaku memiliki bukti percakapan telepon antara SBY dan Ma’ruf.

Menurut pihak Ahok, dalam percakapan itu, SBY meminta MUI untuk mengeluarkan fatwa mengenai pernyataan Ahok yang mengutip ayat Al Quran di Kepulauan Seribu.

Related posts