Beranda Teknologi Gadget Review Smartphone LG Stylus 3 (LG-M400)

Review Smartphone LG Stylus 3 (LG-M400)

Iklan

BABAT POST – Ponsel LG Stylus 3 (LG-M400) sekilas terlihat bongsor. Namun jangan salah, meski terlihat bongsor, ketebalan ponsel ini hanya 7,4mm. Dengan body yang ramping tersebut, ponsel ini masih mampu menyelipkan pen stylus di sisi kanan menyatu dengan lekukan sudutnya. Tepian metalik yang halus menambah daya tarik tersendiri. Dengan bobot 149 gram, kesan pertama saat menggenggamnya, ponsel ini tergolong ringan meski terlihat lebar.

Sebagai generasi terbaru keluarga Stylus, ponsel ini mengalami peningkatan dibanding pendahulunya baik dari sisi pen stylus itu sendiri maupun software pendukungnya. Sistem operasi terbaru membuat ponsel ini lebih mengundang daya tarik. Sayangnya ROM (storage internal) 16GB tergolong pas-pasan. Namun pengalaman penggunaan, hardware dan software yang diusung tidak mengecewakan. Artinya, ponsel ini layak dimiliki dan harganya cukup bersaing bila dibandingkan Samsung Galaxy Note.

Paket Penjualan : Handset, Charger, Kabel Data, Ear Microphone, Buku Panduan Penggunaan, Stylus Pen
Warna : Cokelat
Harga : Rp.3.200.000,-

Layar HD Dengan In Cell Display

Ponsel dengan bentang layar 5,7 inci ini menggunakan resolusi HD (1280 x 720) dengan In Cell Display. In Cell Display ini dipercaya untuk menampilkan layar lebih jernih, lebih tajam kaya warna dan resolusi yang tinggi.

Android Nougat Terkini

Dengan Android 7.0 Nougat, ponsel ini terasa smooth dan tidak ditemui masalah saat dioperasikan. Respon yang cepat dan efek gulir yang menarik membuatnya cukup atraktif. Dengan Nougat, Anda dapat merasakan peningkatan kinerja, kenyamanan dan keamanan. Selain itu, tersedia fitur pendukung seperti Multi-Window atau Doze Mode serta beragam emoji.

Pen Stylus Dengan Pen Pop 2.0 dan Palm Rejection

Dibanding pendahulunya, LG Stylus 3 menjanjikan peningkatan kenyamanan penulisan memo dengan penggunaan pen stylus. Pen stylus berdiameter 1,8mm ini diyakini memberikan presisi lebih baik mendekati pena biasa. Pen stylus ini dilengkapi teknologi yang mampu membedakan sentuhan pen stylus dari sentuhan kulit penggunanya. Hingga dengan teknologi ini, pengguna dapat dengan lebih leluasa menyandarkan tangan pada layar saat menuliskan memo.

Kamera Lebih dari Standard

Untuk urusan kamera, ponsel ini tidak menjanjikan hal yang muluk. Meskipun begitu kamera belakang 13 megapiksel (4160×3120 ) dan kamera depan 8 megapiksel (3264×2448) rasanya sudah lebih dari kebutuhan standard. Dari sisi modus pemotretan, ponsel ini hanya menyediakan mode auto dan mode panorama. Tapi, kamera ini menyediakan 8 efek film untuk pemotretan.

Hasil lebih maksimal dapat diperoleh dari fitur HDR (high dynamic range). Sedangkan untuk perekaman video hanya tersedia 2 pilihan resolusi yaitu HD dan FHD. Sebagai pelengkap, masih tersedia fitur timer, cheese shutter, tag location serta pengaktifan grid.

Quad-core Dengan RAM 2GB

Ponsel ini sebenarnya tersedia dalam 2 varian yaitu yang menggunakan prosesor MediaTek dan Qualcoom. Yang direview saat ini adalah yang menggunakan prosesor Mediatek MT6750. Dengan prosesor octa-core berkecepatan 1,5GHz, grafis Mali-T860MP2 dan RAM 3GB, ponsel ini tidak terlalu istimewa. Dengan ROM hanya 16GB (tersisa 11GB) rasanya Anda membutuhkan kartu memori untuk mendukung koleksi foto, game atau multimedia. Ponsel ini memiliki baterai sebesar 3.200mAh yang mencukupi untuk full koneksi seharian.

4G LTE Bisa Semua Operator

Untuk urusan konektifitas, ponsel ini hampir menyediakan semua yang dibutuhkan untuk transfer file dan data (minus NFC tentunya). Pengguna bisa menggunakan Bluetooth, WiFi dan port USB yang mendukung fungsi On The Go (OTG).

Multimedia

Secara default, audio player dan video player bawaan dari Google tersedia dan sudah mendukung banyak format. Sebagai tambahan, ponsel ini masih menyediakan aplikasi radio FM yang mampu melakukan perekaman khusus lagu. Maksudnya aplikasi akan merekam secara otomatis saat lagu dimainkan pada stasiun radio. Meskipun tidak menyediakan optimalisasi audio secara khusus, namun keluaran audio pada perangkat baik tanpa atau dengan earset cukup bagus atau diatas rata-rata.