Twit Kontroversial Ahmad Dhani Bakal Di Periksa Pihak Kepolisian

  • Share

Babatpost.com – Musisi Ahmad Dhani lagi lagi bikin ulah, kali ini karena twit yang ia lontarkan. Karena hal tersebut dia akan diperiksa Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dalam waktu dekat ini karena dianggap menyebarkan Ujaran Kebencian.

Menurut Kepala Polres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Iwan Kurniawan, pentolan band Dewa 19 ini akan diperiksa setelah penyidik meminta keterangan saksi-saksi.

“Ya sudah pasti akan kita periksa. Ya nanti akan kami kasih tahu jadwalnya. Yang pasti saksi-saksinya yang akan kami lakukan pemeriksaan dulu, setelah itu yang dilaporkan akan kami panggil dengan statusnya sebagai saksi,” kata Iwan, Selasa, 25 Juli 2017.

Berita Terkait :  Sidang Lanjutan Saipul Jamil, Majelis Hakim PN Jakut Tolak Eksespsi

Iwan mengatakan, dalam pemanggilan nanti, tidak menutup kemungkinan status hukum Dhani ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan dan Dhani ditetapkan sebagai tersangka.

“Setelah itu baru kami gelar perkara lagi untuk menaikkan status, apa bisa jadi tersangka atau tidak,” kata Iwan.

Iwan menuturkan, dalam kasus ini penyidik telah memiliki dua alat bukti yang kuat untuk menetapkan Dhani sebagai tersangka, salah satunya keterangan dari saksi ahli pidana dan ahli ITE. “Ada keterangan saksi dan barang bukti,” ujarnya.

Berita Terkait :  Gubernur Bengkulu Kena OTT KPK, Temukan Tumpukan Uang Dalam Kardus

Dhani dilaporkan ke polisi atas kicauannya di akun @ahmaddhaniprast tertanggal 6 Maret 2017. Kicauan Dhani dianggap mengandung ujaran kebencian dan hasutan kepada pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Berikut kalimat kicauan Dhani, ‘Siapa saja yg dukung Penista Agama adalah Bajingan yg perlu di ludahi muka nya’ ADP.

Dhani dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Kamis 9 Maret 2017, oleh Jack Lapian, anggota organisasi relawan Basuki-Djarot BTP Network.

Berita Terkait :  Mental hancur dan habis uang ratusan juta usai kenal Alfath, Nadia Christina: Rugi banyak!

Laporan ini diterima Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/ 1192/ III/ 2017/ PMJ/ Dit Reskrimsus. Atas laporan ini, Dhani dijerat Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU RI No 19 tahun 2016 tentang ITE yaitu menyebarkan informasi untuk menimbulkan kebencian.

Namun dalam prosesnya, laporan ini dilimpahkan ke Polres Jakarta Selatan. Pelimpahan kasus tersebut dengan alasan untuk mempercepat penanganan laporan kliennya. Sebab, banyak perkara lain yang tengah ditangani penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

  • Share