Beranda Berita Internasional Krisis, Jemaah Haji Qatar Belum Terlihat Di Arab Saudi

Krisis, Jemaah Haji Qatar Belum Terlihat Di Arab Saudi

Iklan

Babatpost.com – Konflik diplomatik yang terjadi antara Qatar dan Arab Saudi dan para sekutunya sejak Juni lalu, Ternyata turut mengganggu ibadah haji rakyat dari Qatar tersebut.

Jemaah haji dari seluruh dunia, termasuk dari Indonesia, dilaporkan sudah mulai berdatangan ke Saudi. Namun, belum ada satu pun jemaah haji asal Qatar yang datang untuk melakukan salah satu dari lima rukun Islam tersebut.

Mengutip Al Arabiya, Senin (31/7), Saudi menuding Qatar melarang warganya beribadah haji. Padahal, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan negaranya tidak pernah membeda-bedakan pelayanan haji bagi jemaah dari seluruh dunia.

Dia juga mengatakan negaranya menolak upaya Qatar mempolitisasi masalah haji, menegaskan kembali bahwa Riyadh mempersilakan jemaah Qatar untuk melakukan ibadah haji di negaranya.

“Sejarah kerajaan Saudi sangat jelas dalam memfasilitasi kedatangan peziarah dan jemaah calon haji. Kerajaan menolak upaya Qatar mempolitisasi kedatangan jemaahnya ke Saudi,” kata al-Jubeir.

Selain itu, al-Jubeir mengatakan permintaan internasionalisasi situs ibadah haji seperti Masjidil Haram merupakan pernyataan perang terhadap Riyadh. Saudi menuding gagasan internasionalisasi itu dilontarkan Qatar yang selama ini dikucilkan oleh sejumlah negara Teluk Arab.

“Kami berhak menanggapi pihak manapun yang berupaya menginternasionalisasi situs suci ibadah haji. Tuntutan Qatar untuk menginternasionalisasi situs suci ibadah haji merupakan tindakan agresif dan pernyataan perang terhadap Kerajaan Saudi,” ucapnya.

Sementara itu, Menlu Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menegaskan tidak ada pernyataan resmi dari negaranya yang meminta internasionalisasi situs haji.

“Kami bosan menanggapi informasi dan cerita palsu yang dibuat tidak berdasar,” tutur al-Thani kepada Al Jazeera seperti dikutip Reuters.

Meski begitu, Qatar selama ini menuduh Saudi berupaya mempolitisasi ibadah haji.

Doha juga mengungkapkan kekhawatirannya kepada pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai risiko jemaah asal negaranya mengalami hambatan selama proses ibadah haji berlangsung di Saudi.