Beranda Berita Benarkah Gaji Pekerja Di Indonesia Sudah Setara Dengan Malaysia

Benarkah Gaji Pekerja Di Indonesia Sudah Setara Dengan Malaysia

gaji indonesia

Babatpost.com – Robert walters Indonesia sebuah perusahaan spesialis rekrutmen pegawai megnatakan bahwa penghasilan rata – rata pekerja di Indonesia kedua tertinggi di Negara Asia tenggara dan saat ini tengah menyaingi Malaysia.

Country Manager Robert Walters Indonesia Rob Bryson mengungkapkan, pasar lapangan kerja di Asia Tenggara tercatat aktif sepanjang 2017, terlepas dari kondisi ekonomi beragam yang dihadapi.

“Secara regional, rerata penghasilan Indonesia berada di level dua atau tiga tertinggi di antara negara regional lain. Singapura nomor satu, peringkat kedua mix antara Malaysia dan Indonesia,” ujar Rob dalam presentasi survei gaji tahunan terbaru di Jakarta, Rabu (22/11).

Ia menilai, level pekerja Indonesia relatif tinggi dalam hal keahlian dibandingkan Vietnam, Thailand, dan Filipina, sehingga apresiasi penghasilan tahunan pun tinggi.

Penghasilan pekerja di singapura dari sektor yang sama tercatat lebih tinggi sekitar dua kali lipat ketimbang pendapatan di Indonesia jika dibandingkan Di Malaysia, gaji pekerja relatif sama dengan Indonesia, sedangkan dengan Vietnam, Thailand dan Filipina, gaji pekerja Indonesia lebih tinggi 20-40 persen.

Di sisi lain, jumlah pasokan tenaga kerja pakar di Indonesia lebih tidak tinggi dari pada permintaan di sejumlah sektor. Saat pindah ke perusahaan baru, terutama.

Baca juga : Gaji ke 14 Dijanjikan Presiden Jokowi Akan Diterima Paling Lambat

“Soal kenaikan gaji, Indonesia tercatat nomor dua tertinggi di regional. Vietnam nomor 1 , setelahnya Thailand, Filipina, Malaysia, baru Singapura. Setiap negara mau mengejar Singapura, tapi butuh beberapa tahun lagi,” sebut Rob.

Survei Robert Walters edisi ke-19 ini menunjukkan prediksi optimis pada 2018 bahwa prospek ekonomi yang kuat di area Asia Tenggara, digitalisasi yang berkelanjutan, dan perluasan pasar yang stabil bakal mendorong pertumbuhan gaji di area itu pada tahun depan.

Kandidat lokal dengan keterampilan teknis yang kuat, khususnya di bidang teknologi informasi, dan pengalaman internasional dianggap bakal sungguh diminati perusahaan.

Sebelumnya diungkapkan, peningkatan kebutuhan tenaga kerja terjadi di beberapa sektor, terutama sektor teknologi informasi, pengiriman, dan logistik. khususnya teknologi finansial, tenaga kerja di Indonesia diperlukan menjadi sektor yang paling tidak sedikit.

Di sektor TI, permintaan akan kandidat teknologi yang kreatif serta data scientist dengan kemampuan mengolah big data dan kemampuan komunikasi yang efektif dengan pemangku kepentingan akan terus berlanjut.

Baca juga :

Terbongkar Cara Mengetahui Gaji Teman Melalui Internet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here