Ini kondisi Jane Shalimar sebelum meninggal: Ketakutan, bengkak-bengkak, saturasi 70

Selebriti Jane Shalimar meninggal dunia karena covid-19, Minggu, 4 Juli 2021. Beberapa tubuh Jane disebut bengkak-bengkak. Jane sendiri sempat kritis, namun takdir berkata lain. Nyawa akhirnya tak bisa diselamatkan usai covid yang diderita sejak 24 Juni 2021 lalu.

Sahabat Jane Shalimar, Olive menceritakan bagaimana kondisi Jane Shalimar sebelum meninggal. Dia seolah menyebut kalau covid itu memang benar nyata dan kejam. Bagaimana tidak, karena covid itu pula, sang sahabat dibuat tak berkutik, tak bisa bicara, sampai Jane Shalimar dibuat bengkak-bengkak.

Seperti apa kisahnya? Berikut seperti dirincikan redaksi Hops.id.

Berita Terkait :  Gaston: Dia yang Minta Cerai

Jane Shalimar awalnya asma

Menurut Olive, sebelum pada kondisi saat ini, Jane Shalimar mengalami bengkak. Hal itu terlihat pada bagian mata dan wajah. Ketika masuk dan dirawat di rumah sakit, kondisinya memang mengalami perburukan.

Bayangkan, (oksigen) saturasinya hanya 70 di mana pada manusia normal sejumlah 95. Kondisi Jane Shalimar makin diperparah dengan asma yang diidap. Kata Olive, dia sempat ketakutan karena lambatnya penanganan ketika dia jatuh sakit.

“Perjuangan Jane sudah cukup lama. Dia memang mengidap asma cukup lama. Dia tuh sebelum ini seminggu sebelumnya dirawat dulu tanggal 19. Tetapi dia memilih pulang karena cuma dirawat di UGD saja,” katanya dalam saluran Youtube Cumi-cumi.

Berita Terkait :  Kondisi Evelyn Mulai Tertekan, Orang Tua Ajak Balik Ke Jepang

Dia ketakutan karena kalau cuma dirawat di UGD, dia akan khawatir kalau justru dia tertular covid-19.

“Baru pada tanggal 24-nya hasil PCR keluar, dan dia dinyatakan positif,” katanya.

Sejak itu, bukan cuma Jane Shalimar yang positif covid. Dua adiknya juga positif. Sementara anaknya negatif.

Wajah dan mata Jane Shalimar bengkak

Sejak menjalani perawatan, Jane Shalimar kemudian mengalami kondisi naik-turun. Bahkan ketika dia akhirnya dipasangi ventilator. Jane Shalimar juga sempat melewati masa kritis ketika saturasinya naik menjadi 80.

Berita Terkait :  Anggota DPR optimis target 60 persen vaksinasi tercapai pada November

“Tetapi dia masih tak bisa bicara. Alhamdulilah dia sempat sadar walau belum bisa ngomong. Tapi ya begitu kondisinya, mata bengkak, muka bengkak. Saya lihat kondisinya saat video call, tidak bisa bicara apa-apa,” katanya.

Dari kasus Jane Shalimar, dia kemudian menegaskan kalau covid itu kejam dan nyata. Maka itu dia meminta publik untuk tetap menjaga kesehatan.

Sumber Berita

Dapatkan update berita viral menarik hanya di BabatPost.com, Jangan Lupa Follow BabatPost.com di Google News

Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More