118.629 Warga Lamongan telah Divaksin

BabatPost.com – Vaksinasi Covid-19 di Lamongan semakin diperluas. Mulai kemarin (6/7) menyasar kalangan anak-anak. Sebab, virus korona juga menyerang anak-anak. “Vaksinasi anak sudah mulai hari ini (kemarin, Red) tapi masih terkendala stok dosisnya. Sehingga realisasinya dimasukkan ke masyarakat umum,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, dr Taufik Hidayat.

Taufik mengatakan, efek vaksinasi setiap orang berbeda beda. Ada yang pusing, mengantuk, dan lain-lain. Hal itu sudah biasa. Tidak ada efek fatal. Sehingga bisa diberikan untuk anak usia 12 tahun. Pemberian vaksinasi untuk anak ini masih sebagian. Karena diutamakan bagi kalangan yang berisiko.

“Kita berikan ke pelayan publik, tenaga pendidik, dan lansia. Setelah itu masyarakat umum yang berisiko, baru anak-anak,” terangnya.

Mantan Direktur RSUD Ngimbang itu mengungkapkan, total kumulatif warga yang divaksin sasarannya 940.916 orang. Hingga kemarin, vaksin dosis I sudah disuntikkan pada 118.629 orang atau 12,61 persen.

Sedangkan dosis II sebanyak 54.060 (45 persen dari dosis I). Rinciannya, lanjut dia, tenaga kesehatan (nakes) dengan sasaran 7.427 orang, sudah tervaksin 7.173 orang dosis I (96 persen) dan dosis II sebanyak 7.093 (98 persen). Kemudian pelayan publik dan pendidik, jumlah sasaran 52.366 orang, tervaksin dosis II sebanyak 56.909 orang (108 persen), dosis II sebanyak 31.490 orang (55 persen).

Selanjutnya lansia, sasarannya 78.752 orang, dosis I sebanyak 27.078 orang (34 persen) dan dosis II 12.684 orang (46 persen). Sedangkan masyarakat umum dan rentan sasarannya 802.371 orang, dosis I sebanyak 27.469 orang (3,42 persen) dan dosis II 2.793 orang (10 persen).

Taufik mengatakan, sasaran vaksinasi terus diperluas menyesuaikan dengan jumlah dosisnya. Kemarin sisa vaksin di Lamongan jenis Sinovac dosis I di Dinkes sebanyak 701 vial (botol kecil). Kemudian di Polri 409 vial. Sedangkan dosis kedua masih 1.513 vial. “Untuk vaksinasi dosis I dan II memang berjarak dan cadangan dosis II tidak boleh untuk vaksinasi dosis I,” jelasnya.

Jangan Lewatkan berita lainnya hanya di Babatpost.com dengan cara Follow BabatPost di Google News

sumber : radarbojonegoro.jawapos.com

Related posts