Andai Maverick Vinales Gabung Ducati, Bagnaia Dikorbankan?

Berita MotoGP: Maverick Vinales telah mengambil keputusan besar dalam kariernya usai memutus kontrak dengan Yamaha. Hal ini pun menimbulkan banyak spekulasi liar, ia bahkan dirumorkan bakal gabung ke Ducati.

Read More

Langkah berani Maverick Vinales untuk berpisah dengan Yamaha memang mengundang banyak tanda tanya. Pasalnya, kontraknya dengan skuat Garpu Tala tersebut baru akan habis pada akhir musim MotoGP 2022 mendatang, yang berarti ia masih punya sisa satu musim lagi.

Namun keputusan sudah bulat, Vinales telah memutuskan hengkang kendati masih belum menentukan tim tujuan untuk berlabuh di MotoGP musim depan.

Berita Terkait :  Tak Lagi Muda, KTM Belum Mau Cari Pengganti Mika Kallio

Sementara menurut wacana yang beredar sejak akhir pekan lalu, pebalap Spanyol itu dikabarkan memilih untuk melanjutkan karier di Aprilia. CEO Aprilia, Massimo Rivola, juga menyambut positif wacana tersebut.

Namun kini muncul rumor transfer pebalap yang mengkaitkan Vinales akan berlabuh di Ducati pada MotoGP 2022. Dilansir dari Tuttomotoriweb, Vinales berpotensi untuk bergabung dengan Ducati. Hal ini diucapkan oleh jurnalis senior di MotoGP, Manuel Pecino.

Pecino menilai Ducati akan menggunakan perspektif saat merekrut Jorge Lorenzo dari Yamaha untuk meminang Vinales.

“Ketika saya mewawancarai Gigi Dall’Igna (Petinggi Ducati), dia mengatakan kepada saya bahwa mereka mengambil Jorge Lorenzo karena dia pebalap tercepat kedua di grid. Alasan hari itu mungkin berlaku untuk Maverick Vinales, yang mungkin menjadi pebalap tercepat ketiga di grid setelah Marc Marquez yang jelas susah pindah dari Honda, dan Fabio Quartararo yang tidak tertarik dengan Ducati,” ujar Manuel Poccino.

Berita Terkait :  Duo Pabrikan Ducati Targetkan Poin Penuh di MotoGP Belanda

Jika skenario ini terjadi, tentu akan ada satu pebalap Ducati yang terpaksa harus dikorbankan, antara Jack Miller dan Francesco Bagnaia.

Menurut Pecino, jawabannya -adalah Francesco Bagnaia. Spekulasi wartawan senior ini menyatakan bahwa rider berusia 24 tahun itu cenderung akan bergabung ke tim baru VR46 milik mentornya, Valentino Rossi yang musim depan akan menjalankan proyek pertamanya sebagai tim independen di MotoGP dengan menggandeng sponsor perusahaan minyak asal Arab yakni Saudi Aramco.

Berita Terkait :  Pol Espargaro Masih Dipercaya Honda Meski Belum Penuhi Ekspektasi

Tim VR46 sendiri masih belum menentukan pebalap untuk mendampingi Luca Marini mengaspal pada tahun depan. Bagnaia sejatinya mempunyai peluang besar untuk tampil di tim VR46 karena merupakan bagian dari akademi mereka. Namun, sosok dengan panggilan akrab Pecco itu masih mempunyai kontrak dengan Ducati sampai MotoGP 2022 selesai.

Selain itu, penampilan Bagnaia juga sedang bagus-bagusnya dengan menduduki posisi ketiga dalam klasemen MotoGP 2021. Jadi layak ditunggu bagaiamana panasnya transfer pebalap jelang berakhirnya musim nanti.

Dapatkan update berita lainnya hanya di BabatPost.com, Jangan Lupa Follow BabatPost.com di Google News

Related posts