Yamaha Akui Tak Sempat Beri Vinales Paket Motor Terbaik

Berita MotoGP: Kegagalan Yamaha untuk memberikan paket terbaik bagi Maverick Vinales disinyalir menjadi penyebab keretakan hubungan antara kedua belah pihak yang berujung perpisahan.

Read More

Maverick Vinales sejatinya menjadi ujung tombak andalan tim Yamaha, terlebih usai hengkangnya Valentino Rossi. Namun momentum ini rupanya tak berpihak kepada Vinales. Vinales menutup paruh pertama musim 2021 dengan menempati posisi keenam klasemen.

Ironisnya, ia terpaut 61 poin dari sang pimpinan klasemen yang merupakan rekan satu timnya sendiri, yakni Fabio Quartararo.

Berita Terkait :  Dunlop Biang Kerok Keterpurukan Marcel Schrotter di Moto2

Finis di posisi ke-19 pada balapan MotoGP Jerman juga turut membuat situasi Vinales semakin sulit. Rider asal Spanyol ini pun memutuskan tidak melanjutkan kontrak dengan Yamaha setelah MotoGP 2021 meskipun kontraknya baru akan berakhir pada pengujung 2022.

“Maverick memenangkan balapan pertama musim ini dengan cara yang fantastis,” kata Manajer tim Yamaha Massimo Meregalli sebagaimana dilansir dari Tuttomotoriweb.

“Namun, ketika kami sampai di Eropa, dia punya masalah dengan motornya. Titik balik khususnya adalah kelemahannya, terutama terlihat di Portimao, Jerez dan Le Mans. Kami tidak pernah memiliki kesempatan untuk memberi Maverick paket yang akan membuatnya lebih mudah untuk memacu kecepatannya,” tutur Meregalli.

Berita Terkait :  Fabio Quartararo: Yamaha Minim Progres Selama Tes MotoGP Jerez

Paket motor yang tak berjalan sempurna ini pun diduga menjadi pemicu awal rider berjuluk The Top Gun ini makin tak kerasan di Yamaha. Terlebih rekan setimnya, justru mampu melesat di urutan terdepan dalam sebagian besar balapan.

Di Catalunya, para teknisi Yamaha mencoba melakukan beberapa perubahan. Namun, tanpa hasil yang nyata.  Vinales juga harus merelakan kepala krunya, Esteban Garcia untuk berkolaborasi dengan Silvano Galbusera.

“Kami memutuskan untuk mencoba sesuatu yang sama sekali berbeda. Di Barcelona kami mencoba sesuatu untuk membantunya mengendalikan motor dengan lebih baik dan itu berhasil,” ucap Meregalli.

Berita Terkait :  Marc Marquez Sudah Coba Honda CBR600RR

“Kami telah meningkatkan kemudi, meskipun dengan mengorbankan cengkeraman roda belakang. Di Assen, Vinales kembali ke podium, membuat kami mengharapkan paruh kedua yang bagus dari kejuaraan. Kami menjalankan dua balapan dengan kolaborasi baru ini dan kami hanya perlu sedikit lebih banyak waktu untuk kembali ke puncak, tetapi kami tidak jauh,” pungkasnya.

Dapatkan update berita lainnya hanya di BabatPost.com, Jangan Lupa Follow BabatPost.com di Google News

Related posts