Gerard Pique Klaim Italia Punya Keuntungan dalam Adu Penalti

Berita Piala Eropa: Bek tengah Barcelona, Gerard Pique, tim nasional Italia menang secara pantas pada sesi adu penalti, namun ada keuntungan yang mereka miliki sebagai penendang pertama.

Azzurri mengulang kesuksesannya meraih kemenangan di adu penalti, ketika menundukkan Inggris di partai final Piala Eropa 2020, setelah mengalahkan Spanyol pada babak semifinal.

Gerard Pique sudah pernah mengutarakan bahwa Italia punya keuntungan dalam sesi adu penalti saat mengalahkan Spanyol, karena penendang pertama kerap kali keluar sebagai pemenang.

Berita Terkait :  Valencia mempertimbangkan rekrut Hector Herrera dari Atletico Madrid

Azzurri juga menjadi penendang pertama ketika mengalahkan Inggris, dan Pique menekankan kembali bahwa itu menjadi keuntungan bagi mereka, meskipun memuji tim asuhan Roberto Mancini karena telah memenangkan trofi secara pantas.

Italia gana la @EURO2020 con merecimiento. Felicidades @Vivo_Azzurro! La mejor selección de toda la competición. Eso sí, el hecho de chutar primero en la tanda de penaltis le ha vuelto a ayudar. Le ha permitido fallar, como contra España, y aun así seguir viva en la tanda.

— Gerard Piqué (@3gerardpique) July 11, 2021

Berita Terkait :  Ditanya Soal Rumor ke Madrid, Paul Pogba Pilih Menghindar

“Italia memenangkan Piala Eropa 2020 secara pantas, selamat Azzurri. Tim terbaik di sepanjang kompetisi ini,” kata Pique dalam media sosialnya di Twitter.

“Tentu saja, fakta bahwa mereka menjadi penendang pertama ikut membantu mereka lagi. Itu membolehkan mereka untuk gagal, sama seperti Spanyol, dan masih tetap hidup dalam adu penalti!”

La Furia Roja juga memenangkan adu penalti pada babak perempat final kontra Swiss dengan muncul sebagai penendang pertama. Meskipun Sergio Busquets gagal melaksanakan tugasnya sebagai algojo perdana, namun Unai Simon sukses menggagalkan tiga penalti Swiss.

Berita Terkait :  Jelang El Clasico, Cristiano Ronaldo Bawa Kabar Buruk bagi Real Madrid

Isu ini sebenarnya sudah lama dibahas oleh para pembuat aturan, dan sempat pula diusulkan agar sesi adu penalti menggunakan format penendang ABBA. Itu sudah diuji coba pada level-level junior, namun belum dipakai untuk turnamen besar.



Dapatkan update berita lainnya hanya di BabatPost.com, Jangan Lupa Follow BabatPost.com di Google News

Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More