Tenaga Kerja Asing kini haram masuk Indonesia! termasuk yang itu tuh..

  • Whatsapp

Tenaga Kerja Asing (TKA) kini tak bisa masuk Indonesia, itu termasuk TKA yang datang ke Indonesia untuk tujuan proyek strategis nasional. Pokoknya TKA kini haram masuk Indonesia. Kemenkumham mengeluarkan aturan terbaru pembatasan orang asing di masa PPKM Darurat.

Read More

Namun ada pengecualian orang asing yang boleh masuk Indonesia di masa PPKM Darurat ini adalah salah satunya mereka yang datang ke Indonesia dengan tujuan kesehatan dan kemanusiaan.

Tenaga kerja asing haram masuk Indonesia, aturannya…

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly mengatakan aturan TKA tak bisa masuk ke Indonesia lagi tertuang dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pembatasan Orang Asing Masuk ke Wilayah Indonesia Dalam Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat.

Berita Terkait :  Presiden Jokowi membatalkan kenaikan Premi BPJS kesehatan kelas III

Permenkumham ini sekaligus menggantikan Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Aturan ini hadir berkat kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perhubungan.

Dalam aturan itu, Yasonna mengatakan, TKA yang mengisi proyek strategis pun terlarang masuk Indonesia lho.

“Tenaga kerja asing yang sebelumnya datang sebagai bagian dari proyek strategis nasional atau dengan alasan penyatuan keluarga, kini tak bisa lagi masuk ke Indonesia,” Kata Yasonna soal aturannya Tenaga Kerja Asing masuk Indonesia dalam keterangan persnya dikutip dari Suara.com, Rabu 21 Juli 2021.

Nah dalam aturan terbaru itu, orang asing yang boleh masuk Indonesia di masa pembatasan darurat ini yakni orang asing yang boleh masuk ke Indonesia hanya pemegang visa diplomatik dan visa dinas, pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas, pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap, serta yang tujua kemanusiaan dan kesehatan.

Berita Terkait :  Jelang Hari Anak Nasional, ratusan anak panti asuhan mendapat vaksinasi Covid-19

Untuk penerapan aturan TKA tak bisa masuk Indonesia ini, Yasonna mengatakan di lapangan Kemenkumham akan berkoordinasi dengan Kemenlu dan Kemenhub. Tim lintas kementerian ini akan mengecek status orang asing yang masuk ke Indonesia.

Bila ada diplomat yang mau masuk ke Indonesia dalam rangka tugas, maka Kemenlu akan mengeceknya. Demikian juga orang asing yang masuk ke Indonesia untuk tujuan kesehatan dan kemanusiaan akan dicek dan diperbolehkan masuk ke wilayah RI.

TKA China bebas masuk Indonesia di PPKM

Sebelumnya publik geram dengan sikap pemerintah yang juga tak kunjung menutup gerbang bagi hadirnya Warga Negara Asing (WNA) ke Indonesia. Secara bergelombang TKA China berdatangan ke Indonesia di masa PPKM lagi.

Salah satunya kedatangan 20 TKA asal China ke Indonesia melalui Bandara Hasanuddin. Padahal kedatangan 20 TKA China itu terjadi ketika Indonesia tengah melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Berita Terkait :  Meresahkan Warga, 70 TKA Asal Tiongkok Diamankan Dirkrimsus

Menurut Pengamat Penerbangan Alvin Lie, sikap pemerintah tentu tak masuk akal. Melakukan PPKM darurat, tapi di satu sisi tetap membuka gerbang bagi 20 TKA China.

“Aneh banget, pemerintah sudah tahu virus corona datangnya dari luar. Sementara yang kita obok-obok hanya pergerakan domestik, orang luar negeri kenapa tidak dihentikan? Apa sih ruginya?” ujar pengamat penerbangan, Alvin Lie, dikutip Senin 5 Juli 2021.

Dia pun tak segan meminta pada Pemerintah untuk terang-terangan kepada publik dan menjelaskan alasan kenapa kita tak juga menutup gerbang kedatangan orang dari luar negeri.

Padahal, beberapa negara tetangga seperti Hongkong, Thailand, dan beberapa negara lain jelas-jelas menutup pintu internasional bagi orang Indonesia.

“Pemerintah perlu transparan kepada publik, kenapa sampai sekarang tidak menutup gerbang penumpang internasional. Tapi, kenapa kita melacurkan diri sampai segini?” katanya.

Sumber Berita

Dapatkan update berita viral menarik hanya di BabatPost.com, Jangan Lupa Follow BabatPost.com di Google News

Related posts