Saya sangat bersyukur dapat bertemu dan mengenal rekan-rekan prajurit di Indonesia

Jakarta (BabatPost.com) – Perwira Angkatan Darat Korea Selatan (Korsel) Major Choi Jae Hoon menyampaikan kesan baiknya mendapat kesempatan menjalani Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) 2021 TNI AD.

“Mengikuti pendidikan reguler LX Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat 2021 merupakan keinginan saya untuk mengembangkan ilmu militer di negara lain. Saya sangat bersyukur dapat bertemu dan mengenal rekan-rekan prajurit di Indonesia,” kata dia, dalam siaran pers TNI AD, diterima di Jakarta, Kamis.

Major Choi Jae Hoon mengatakan dia telah dua kali mengikuti pendidikan reguler Seskoad. Sebelumnya, dia pernah juga mengikuti Seskoad pada 2015.

Berita Terkait :  Empat Anggota TNI AD meninggal diserang OTK di Maybrat Papua Barat

“Saya dulu pernah ikut pada tahun 2015, di infanteri di Bandung, waktu itu saya memang kurang bisa berbahasa Indonesia,” kata Major Choi Jae Hoon.

Kemudian perwira asal Korsel tersebut mengikuti pelatihan bahasa Indonesia di Pusdik Kementerian Pertahanan selama 9 bulan, sehingga kini ia lancar berbahasa Indonesia.

“Sebenarnya saya ingin dan saya mau ikut kursus TNI AD di Indonesia, jadi saya mengikuti seleksi untuk bisa mengikuti kursus luar negeri, dan alhamdulillah saya bisa lulus untuk mengikuti kursus luar negeri, kemudian saya datang ke Indonesia bersama keluarga saya,” ujarnya pula.

Selama mengikuti pendidikan reguler Sesko Angkatan Darat ke-60, Major Choi Jae Hoon memiliki pengalaman berkesan saat melaksanakan pelatihan medan terbuka di daerah Subang, Jawa Barat.

Berita Terkait :  Wakasad harapkan Latma Garuda Shield pererat hubungan dua negara

“Saya bersama rekan-rekan yang saya cintai, jadi saya merasa gembira dan bahagia, sehingga saya mengikuti latihan dengan baik dan enak,” ujarnya.

Pendidikan reguler LX Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat 2021 tidak hanya diikuti oleh prajurit perwira TNI Angkatan Darat, namun juga terdapat perwira siswa dari kepolisian dan prajurit perwira angkatan darat dari negara sahabat.

Selain perwira TNI AD dan polisi, terdapat lima perwira siswa dari negara sahabat yang berasal dari Malaysia, Singapura, Thailand, Pakistan, dan Korsel.

Berita Terkait :  BM PAN siap jadi ujung tombak PAN pada Pemilu 2024

Setelah menjalani pendidikan selama enam bulan, para perwira siswa mendapatkan tanda kelulusan berupa ijazah. Upacara penyerahan ijazah dipimpin oleh Komandan Seskoad Mayjen TNI Anton Nugroho.

Kepolisian RI mengirimkan 8 polisi sebagai perwakilan perwira siswa yang mengikuti Seskoad, salah satunya Kompol Slamet Ramelan.

la merasa berkesan dapat mengikuti pendidikan reguler Seskoad, sehingga lebih mengenal fungsi yang berada di Korps Angkatan Darat.

“Tentunya ke depannya akan menciptakan sinergitas kami dalam bertugas di lapangan, lebih mendalam satu sama lain, dengan sinergitas kami antara TNI AD dan Polri dapat menunjang pelaksanaan tugas kami di lapangan nanti,” ujar Kompol Slamet Ramelan.