Meski Pindah Tim, Performa Valentino Rossi Diyakini Tetap Merosot

  • Share

Berita MotoGP: Legenda MotoGP, Alex Gramigni meyakini Valentino Rossi tetap tak akan kesulitan untuk memperbaiki performa balapnya meski membela tim baru pada musim depan.

Masa depan Valentino Rossi hingga kini tetap menjadi salah satu teka-teki yang ramai dibahas oleh publik. Hal tersebut menyusul rapor buruk yang dicatatkan oleh rider asal Italia itu. Dari sembilan seri balap yang sudah ia ikuti, Rossi belum sekali pun menapakkan kaki di atas tangga podium.

Jangankan finis di tiga besar, pencapaian terbaik pebalap berjuluk The Doctor musim ini yakni hanya finis ke-10 saat mengaspal di MotoGP Italia. Hasil negatif tersebut membuat dirinya terjebak di klasemen bawah, yakni peringkat ke-19 dengan perolehan 17 poin.

Berita Terkait :  Pedrosa Mengalami Nyeri Hebat pada kaki kirinya Setelah Mengalami kecelakaan

Meski digadang-gadang akan segera gantung helm, Rossi mengaku bakal membuat keputusan soal kariernya di dunia MotoGP setelah jeda paruh pertama musim ini.

Namun pensiun bukanlah satu-satunya opsi yang dimiliki oleh pebalap Petronas Yamaha SRT itu. Rossi dirumorkan akan membela timnya sendiri, VR46, yang bakal menjadi tim satelit Ducati pada MotoGP 2022.

Rumor tersebut tak terlepas dari pernyataan pemilik Tanal Entertainment, perusahaan yang mensponsori tim VR46, Abdulaziz bin Abdullah bin Saud bin Abdulaziz Al Saud. Pangeran dari Arab Saudi itu secara terang-terangan menuliskan harapannya untuk melihat Rossi memperkuat tim VR46 pada musim depan.

Berita Terkait :  Ternyata ini alasan lain Valentino Rossi tinggalkan Ducati

Situasi yang sedang dialami Valentino Rossi pun menjadi sorotan dari Legenda MotoGP, Alex Gramigni.

“Valentino Rossi berusia 42 tahun, tapi usia tidak memengaruhinya lebih dari beberapa posisi, dia masih pebalap yang cepat,” kata Gramigni, dilansir dari Motosan.

“Tapi tentu saja apabila Anda berada di tim satelit maka Anda tidak memiliki hal yang sama seperti di tim pabrikan. Anomalinya bukan tahun ini, ketika motor tim Petronas lebih buruk daripada motor tim Monster Energy,” ia menjelaskan.

Berita Terkait :  Pol Espargaro Tetapkan Target Tinggi di Paruh Kedua MotoGP 2021

“Anomali, jika ada, adalah tahun lalu ketika Petronas dengan pebalap yang sangat baik, Franco Morbidelli, menjadi runner-up kejuaraan dunia,” sambungnya.

Meski melihat adanya pengaruh kepindahan Rossi ke tim satelit Yamaha di balik penurunan performanya, Gramigni menilai ia tetap akan kesulitan tampil kompetitif meski membela tim baru.

“Tahun depan, meskipun dia pindah ke pabrikan lain, akan sulit untuk melihat perubahan,” tukasnya.

Dapatkan update berita lainnya hanya di BabatPost.com, Jangan Lupa Follow BabatPost.com di Google News

  • Share