Samsung Harap Waspada, Dominasi Xiaomi Kian Meluas!  

  • Share

BabatPost.com – Xiaomi memang sangat gencar untuk mengembangkan pasarnya di luar China selama beberapa tahun terakhir. Setelah mampu mempertahankan posisinya di India, Xiaomi juga mengincar tempat pertama di pasar lain. Menurut informasi terbaru, perusahaan tersebut kini telah menjual smartphone paling banyak di Rusia pada bulan Juni 2021.

Berdasarkan MTS Store (ritel) di Rusia, Xiaomi menempati peringkat pertama dalam hal penjualan di negara itu pada bulan Juni. Pangsa pasar perusahaan mencapai 31,2%, diikuti oleh Samsung di 29,8%.

Sementara itu, Apple dan Realme masing-masing berada di urutan ketiga (14,5%) dan keempat (4,6%). Bukan itu saja, tempat kelima diakuisisi oleh sub-merek Xiaomi POCO dengan pangsa pasar 3,8%.

Berita Terkait :  Perbandingan Upload Download di Jaringan 5G dan 4G

Selain itu, seorang petinggi dari M.Video-Eldorado (rantai ritel terbesar di Rusia) juga menyampaikan bahwa Xiaomi (termasuk POCO) adalah pemimpin berdasarkan volume penjualan di Rusia pada bulan Juni. Namun, Samsung hingga kini masih mendominasi pasar pada paruh pertama tahun 2021 serta kuartal kedua.

Menurutnya petinggi perusahaan ritel tersebut, Xiaomi masuk ke Rusia tidak hanya memiliki rangkaian produk bagus, namun penawaran yang diberikan juga sangat kompetitif, sehingga tidak mengherankan jika mereka menjadi sangat populer di negara tersebut. Dan kabarnya kini, pabrikan smartphone yang populer di Rusia selain Xiaomi dan Samsung ada Apple, Realme, dan Honor yang cukup mendominasi.

Berita Terkait :  Spesifikasi Dahsyat Xiaomi Mi 7, Mau Beli, Baca Dulu Lebih Teliti

Pergerakan Xiaomi untuk mendominasi pasar ponsel di dunia memang luar biasa. Xiaomi sebelumnya juga dilaporkan naik peringkat ke nomor dua global melampaui Apple dengan pangsa pasar 17% dan pertumbuhan 83% year-on-year (YoY).

Laporan yang sama juga menyebut bahwa kini tujuan Xiaomi yang baru adalah menggantikan Samsung yang berada di peringkat paling atas.

Pencapaian Xiaomi untuk pertama kalinya ini dicatatkan dalam laporan pasar smartphone global Q2 2021 oleh firma riset Canalys. Yang dimana dalam laporan tersebut menjelaskan bahwa Xiaomi kini mengalami transformasi model bisnis dari penantang (challenger) menjadi petahana (incumbent) melalui inisiatif seperti konsolidasi mitra di channel penjualan serta manajemen yang lebih rapi.

Berita Terkait :  Elephone P7000 Dibanderol Rp2,5 Juta Karena Pemindai Sidik Jari

Dan rasanya juga cukup beralasan jika Xiaomi kini berada di posisi puncak, pasalnya inovasi telah dikedepankan pada setiap unit usaha, dengan investasi sebesar 10 miliar yuan untuk riset dan pengembangan pada tahun 2020.

Bahkan pada 2021, perusahaan ini mengumumkan rencana perekrutan engineer sebanyak 5.000 engineer dalam setahun. Pada saat yang sama, Xiaomi juga meluncurkan sejumlah inisiatif untuk memberi insentif atas inovasi yang dihasilkan oleh karyawan.

  • Share