Jerawat di Kulit Kepala? Ini Pengobatan dan Pencegahannya

  • Share

BabatPost.com, JAKARTA – Tidak hanya pada wajah dan punggung saja, jerawat juga muncul di kulit kepala. Jerawat yang muncul di kepala seringkali membuat Anda menjadi tersiksa.

Bagaimana tidak? Aktivitas menata rambut seperti menyisir atau keramas menjadi sulit jika Anda tidak sengaja menyentuh jerawat yang ada di kulit kepala. Anda pasti tahu rasa sakitnya.

Jerawat pada umumnya terjadi ketika pori-pori kulit kepala tersumbat oleh zat-zat luar seperti kotoran, minyak, dan bakteri. Ada banyak cara di mana jerawat kulit kepala dapat terjadi.

Penyumbatan pori-pori  tersebut dapat menyebabkan peradangan kulit dan mengundang bakteri untuk memakannya. Jerawat di kulit kepala kemungkinan besar disebabkan oleh sekresi minyak berlebih di kulit kepala. Anda mungkin juga mengalami folikulitis, suatu kondisi yang dapat diakibatkan oleh bakteri, jamur, dan virus yang menumpuk di folikel rambut.

Berita Terkait :  8 Destinasi Wisata Alam di Nusa Tenggara Timur (1)

Selain itu, kurangnya perawatan rambut yang tepat dan penggunaan produk rambut dengan terlalu banyak minyak juga menjadi penyebab munculnya jerawat di kulit kepala.

Melansir Stylecraze, Jumat (23/7/2021), berikut cara mengobati jerawat di kulit kepala Anda dalam pilihan obat dan pengobatan rumahan.

Pilihan Obat

1. Asam salisilat

Menggunakan produk dengan asam salisilat dapat membantu mengobati jerawat di kulit kepala. Asam salisilat adalah sejenis asam beta-hidroksi yang berfungsi sebagai eksfoliator dan menghilangkan lapisan sel-sel mati di permukaan kulit. Ini juga dapat membantu mengontrol produksi sebum di kulit kepala dan menjaga pori-pori agar tidak tersumbat. Carilah sampo dengan asam salisilat.

2. Asam glikolat

Asam glikolat adalah sejenis asam alfa-hidroksi yang dapat membantu mengobati jerawat di kulit kepala. Fungsinya mirip dengan asam salisilat, hanya saja tidak larut dalam minyak. Beberapa sampo dan produk perawatan rambut mengandung asam glikolat untuk membantu mengobati jerawat di kulit kepala.

Berita Terkait :  Tips Obati jerawat dengan uap

3. Antibiotik

Konsumsi antibiotik yang mengandung benzoil peroksida dan retinoid dapat membantu mengurangi jerawat di kulit kepala. Konsultasikan dengan dokter kulit Anda untuk dosis pengobatan yang tepat.

Pengobatan Rumahan

1. Cuka Sari Apel

Bilas dengan cuka sari apel dapat menyeimbangkan tingkat pH kulit kepala dan menciptakan lingkungan yang tidak ramah untuk bakteri tertentu. Namun, penelitian yang menghubungkan cuka sari apel dengan pengurangan jerawat di kulit kepala masih terbatas. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

2. Tea Tree Oil

Aplikasi topikal produk rambut yang diresapi dengan tea tree oil dapat melawan mikroba kulit kepala. Tea tree oil dapat membantu melawan bakteri, jamur, dan infeksi yang dapat memperburuk jerawat di kulit kepala Anda.

Berita Terkait :  Beberapa Mitos Jerawat Yang Tidak Benar Tapi Dipercaya Masyarakat

Jerawat di kulit kepala Anda dapat menyebabkan rasa sakit yang parah. Meskipun mengobatinya sangat mungkin, mencegahnya selalu lebih baik. Berikut langkah-langkah untuk mengontrol jerawat dan bahkan mencegahnya:
–          Pastikan Anda cukup membersihkan kulit kepala. Seberapa sering Anda membersihkan kulit kepala tergantung pada berbagai faktor, tetapi Anda harus membersihkannya dengan sampo setelah kepala Anda terasa penuh dengan kotoran dan minyak.

–          Cobalah untuk menghindari penggunaan produk rambut yang mengandung minyak. Minyak ini dapat menyebar ke seluruh kulit kepala Anda, menyumbat pori-pori, dan menyebabkan jerawat.

–          Jika rambut Anda berkeringat setelah jalan-jalan atau berolahraga, segera keringkan dan cuci dengan benar.

–          Pilih tutup kepala yang longgar seperti syal, helm, atau topi yang memungkinkan aliran udara ke kulit kepala Anda.

  • Share