Jack Miller Tak Ingin Kembali Merosot di Paruh Kedua Musim 2021

  • Share

Berita MotoGP: Jack Miller mengungkapkan bahwa dirinya bertekad untuk kembali bersaing di baris depan pada paruh kedua musim 2021 sebab tak ingin mengalami masa sulit lagi.

Jack Miller menjadi satu-satunya rider Ducati yang mampu merebut poin penuh pada musim ini. Ia merengkuh podium utama di MotoGP Spanyol dan MotoGP Prancis. Sayangnya, pebalap asal Australia itu tak mampu menjaga konsistensinya untuk finis di zona poin.

Ia kini telah mengumpulkan 100 poin dan pencapaian tersebut mengantarkannya untuk menduduki peringkat kelima klasemen sementara pebalap. Miller terpaut 22 poin dari Johann Zarco (Pramac Racing) dan sembilan poin dari rekan setimnya di tim pabrikan, Francesco Bagnaia. Jaraknya dengan sang pemuncak klasemen, Fabio Quartararo, tentu saja sangat jauh, yakni mencapai 56 poin.

Berita Terkait :  Menepi 3 Bulan, Franco Morbidelli Merasa Asing dengan Motor Yamaha

Rider berjuluk JackAss itu menyebut insiden kecelakaan yang dialaminya di Portimao dan Assen sebagai penyebab utama kegagalan dirinya membuntuti Quartararo. Ia pun bertekad untuk tak lagi terjatuh dan mengurangi kesalahan saat balapan.

“Saya ingin memenangi balapan dan kalau bisa lebih dari satu, maka lebih baik lagi. Tapi saya ingin menjadi konsisten, tidak terjatuh lagi dan menyelesaikan setiap grand prix dengan baik,” ucap Miller dikutip dari Motorsport.com.

“Dua balapan awal tidak seperti yang saya inginkan dan kecelakaan di Belanda tidak penting,” imbuhnya.

Berita Terkait :  Performa Ciamik, Bos Yamaha Puas Quartararo Bisa Atasi Tekanan

Ducati musim ini telah mengeluarkan motor Desmosedici GP21 yang sangat seimbang meski dalam kondisi melaju kencang sekalipun. Namun, bukan berarti hal tersebut membuat Miller santai. Ia mesti mencari cara untuk mengatasi kelemahan tunggangannya saat balapan.

“Masing-masing motor punya kekuatan dan kelemahan. Ducati sangat kencang dan stabil tapi paling sulit dikendalikan ketika mengubah arah, contohnya,” tutur Miller

“Tapi ketika Anda bicara kepada para pebalap tim lain, mereka mengatakan kepada Anda bahwa saya ingin punya akselerasi dan tenaga Ducati. Anda tidak bisa melihat motor lain terus menerus. Anda harus bekerja dengan apa yang Anda miliki dan apa yang bisa dilakukan,” tukasnya.

Berita Terkait :  Francesco Bagnaia Tanggapi Rencana MotoGP 2022 Yang Berjadwal Lebih Padat

Dapatkan update berita lainnya hanya di BabatPost.com, Jangan Lupa Follow BabatPost.com di Google News

  • Share