Moeldoko Sukarela Suntik Vaksin Nusantara: `Saya Ingin Mencoba`

  • Share

BabatPost.com – Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko, memutuskan untuk menerima suntikan dari Vaksin Nusantara yang dikembangkan mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto. Moeldoko menegaskan keputusna ini dibuat atas nama pribadi dan diharapkan tak memicu spekulasi macam-macam

“ Hari ini saya menerima suntikan Vaksin Nusantara untuk mencegah penularan Covid-19 dari Letjen (Purn). Terawan Agus Putranto di RSPAD Gatot Soebroto,” tulis Moeldoko yang mengabarkan tentang langkahnya melakukan suntik vaksin nusantara di akun Instagram @dr_moeldoko, dikutip BabatPost.com, Sabtu, 31 Juli 2021.

Sebelum menerima suntikan pertama Vaksin Nusantara, Moeldoko telah mendapatkan dua kali suntikan vaksin Covid-19, yaitu pada 3 Maret 2021 dan 31 Maret 2021.

“ Semoga dukungan saya secara pribadi ini tidak diasumsikan macam-macam,” tulis dia.

Berita Terkait :  Tingkat Kematian Covid-19 Buleleng Tertinggi di Bali

Sebagai Dukungan Pribadi

Moeldoko menjelaskan Vaksin Nusantara ini menggunakan metode dendritik. Metode ini adalah merekayasa sel dendritik yang diambil dari tubuh yang kemudian dimasukkan kembali ke dalam tubuh penerimanya.

Sel dendritik ini merupakan sel imun yang akan mengajarkan sel lain untuk membuat antibodi. Sel ini diambil diperoleh dengan mengambil darah yang akan divaksin.

Dia melanjutkan, sel darah ini diproses di laboratorium, kemudian dimasukkan ke dalam tubuhnya.

“ Meski sebelumnya sudah lengkap divaksin dua kali, saya ingin mencoba Vaksin Nusantara sebagai dukungan pribadi pada kerja keras anak bangsa,” tulis dia.

Jadi Ingin Divaksinasi

Sikap Moeldoko ini mendapat apresiasi dari warganet. Ada netizen-netizen yang bersedia divaksinasi dengan Vaksin Nusantara.

Berita Terkait :  Moeldoko apresiasi kerja keras dorong ekonomi kembali ke level positif

“ Kalau pakai Vaksin Nusantara, saya mau, Pak. Insya Allah siap jadi relawan,” tulis @muhzirsuyufullah.

“ Gass terus, Pak, Vaksin Nusantara. Jangan hiraukan pemain vaksin dunia. Kita harus mandiri,” tulis @arisheryanto_sah.

“ Harusnya ini, Pak, yang diprioritaskan,” tulis @denson.limbong.

“ Saya mau ikut vaksin, Pak,” tulis @galih_cris.

Sebagai Dukungan Pribadi

Moeldoko menjelaskan Vaksin Nusantara ini menggunakan metode dendritik. Metode ini adalah merekayasa sel dendritik yang diambil dari tubuh yang kemudian dimasukkan kembali ke dalam tubuh penerimanya.

Sel dendritik ini merupakan sel imun yang akan mengajarkan sel lain untuk membuat antibodi. Sel ini diambil diperoleh dengan mengambil darah yang akan divaksin.

Berita Terkait :  Peneliti Maarif: Indonesia jangan longgarkan prokes

Dia melanjutkan, sel darah ini diproses di laboratorium, kemudian dimasukkan ke dalam tubuhnya.

“ Meski sebelumnya sudah lengkap divaksin dua kali, saya ingin mencoba Vaksin Nusantara sebagai dukungan pribadi pada kerja keras anak bangsa,” tulis dia.

Jadi Ingin Divaksinasi

Sikap Moeldoko ini mendapat apresiasi dari warganet. Ada netizen-netizen yang bersedia divaksinasi dengan Vaksin Nusantara.

“ Kalau pakai Vaksin Nusantara, saya mau, Pak. Insya Allah siap jadi relawan,” tulis @muhzirsuyufullah.

“ Gass terus, Pak, Vaksin Nusantara. Jangan hiraukan pemain vaksin dunia. Kita harus mandiri,” tulis @arisheryanto_sah.

“ Harusnya ini, Pak, yang diprioritaskan,” tulis @denson.limbong.

“ Saya mau ikut vaksin, Pak,” tulis @galih_cris.

  • Share