Iker Lecuona Nyaris Rebut Podium Perdananya di MotoGP Austria

  • Share

Berita MotoGP: Iker Lecuona kehilangan peluangnya untuk merengkuh podium perdananya di kelas utama usai disalip oleh para rivalnya di tikungan terakhir Red Bull Ring.

Pada MotoGP Austria pekan lalu, Iker Lecuona berhasil menorehkan pencapaian terbaiknya di kelas utama dengan finis keenam. Ia menjadi salah satu pebalap yang memilih untuk tetap menggeber motor dengan setelah trek kering di beberapa lap terakhir.

Rider asal Spanyol itu menyalip Aleix Espargaro yang saat itu berada di urutan kedua, namun Francesco Bagnaia dan Jorge Martin yang telah berganti motor mampu merebut posisi Lecuona di Tikungan 9 dan 10 Red Bull Ring.

Berita Terkait :  Yamaha Akui Tak Sempat Beri Vinales Paket Motor Terbaik

Joan Mir dan Luca Marini yang sama-sama memakai ban slick juga berhasil mendahuluinya setelah  ia melebar di tikungan 9.

Meski begitu, finis keenam adalah hasil terbaik Lecuona sejak berkarier di kelas premir pada 2020 lalu. Pebalap KTM Tech3 itu mengaku kesulitan di tiga lap terakhir karena ia tidak bisa membuka katup gas.

“Dua lap terakhir tidak mungkin berkendara dengan slick. Kami melebar dan kami tidak bisa membuka katup gas karena kami juga banyak melintir di lintasan lurus. Kami harus tutup lebih awal dan menghentikan motor,” kata Lecuona dikutip dari Crash.

Berita Terkait :  Franco Morbidelli Enggan Jalani Kehidupan Seperti Rossi dan Marquez

“Itu adalah balapan yang gila. Saya hanya perlu menunggu untuk tetap berada di atas motor, tetapi di dua tikungan terakhir saya kehilangan podium. Seperti ini. Akhirnya saya P6 dengan kondisi ini jadi saya sangat senang,” ia melanjutkan.

Seperti Iker Lecuona, rekan setimnya, Danilo Petrucci juga memilih untuk bertahan dengan ban slicks. Namun ia tak mampu memberikan hasil lebih baik setelah terhambat dengan ban belakang yang selip dan menggunakan terlalu banyak bahan bakar.

Berita Terkait :  Luca Marini Akui MotoGP Lebih Menguras Fisik dan Mental

“Itu adalah salah satu balapan paling gila. Bagi saya bagian tersulit adalah bagian pertama balapan di lintasan kering,” tutur Petrucci.

“Saya banyak berputar dengan ban, saya menggunakan banyak bahan bakar dan saya harus beralih ke peta daya terendah, jadi ya, saya terlalu jauh untuk bertarung.” Imbuhnya.

“Lalu saya tidak mengganti motor dan malah mencoba bertaruh. Itu berhasil karena setidaknya saya mengambil beberapa poin, tapi ya, itu terlalu jauh,” ia mengakhiri.

Dapatkan update berita lainnya hanya di BabatPost.com, Jangan Lupa Follow BabatPost.com di Google News

  • Share