Ciri-ciri pubertas terhadap anak perempuan dan laki-laki

  • Share

Masa anak-anak akan dilalui dengan sangat percaya terhadap apa yang diajarkan oleh orang tua atau orang dewasa di sekitarnya. Usia yang terus bertambah membuat anak-anak tumbuh menjadi remaja. Perubahan fisik dan psikologi pun terjadi. Jangan kaget bila anak mulai menunjukkan ciri-ciri berbeda secara psikis dari dia yang biasanya. Perempuan akan mulai mengalami pubertas pada usia 8 sampai 13 tahun. Dilansir dari Hello sehat, laki-laki akan memasuki masa pubertas yang lebih lama yakni pada kisaran usia 10 sampai 16 tahun. Apa saja ciri-ciri pubertas? Kamu bisa mengetahui lebih lanjut dengan melihat berikut.

Berita Terkait :  3 tips sederhana dalam meredam amarah, sederhana dan praktis

Ciri- ciri pubertas, Perubahan cara berpikir

Pada anak perempuan perubahan fisik seperti menstruasi akan mempengaruhi cara berpikir secara tidak langsung. Jerawat juga akan mulai muncul mengiringi perubahan fisik. Cara berpikir anak perempuan akan berubah menjadi lebih memperhatikan penampilan wajah. Sedangkan terhadap pria perubahan yang terjadi berupa mimpi basah. Mereka juga mengalami perubahan pada bagian suara. Agar anak perempuan dan laki-laki sama-sama tidak terjerumus ke dalam kesalahan akibat perubahan fisik, orang tua perlu memberikan pendidikan. Pendidikan yang dimaksud bisa berupa agama yang diiringi dengan dampak bila berperilaku buruk.

Perubahan mengatur mood dan emosi

Perubahan hormon yang terjadi pada anak yang mengalami pubertas akan mempengaruhi emosi dan kestabilan mood. Mereka akan memiliki kecenderungan untuk lebih keras terhadap nasehat orang tua dan mudah tersinggung. Pada masa ini anak akan menjadi orang yang mudah marah dan sedikit-sedikit emosi, sehingga orang tua harus semakin bersabar dan tetap memberitahu secara lembut apa yang baik dan apa yang salah. Orang tua juga perlu untuk mengetahui cara mendekati anak. Pendekatan yang baik membuat anak nyaman bercerita terhadap masalah yang sedang dialaminya. Di situlah orang tua berkesempatan memberikan masukan kepadanya.

Berita Terkait :  Waspada! Sebagian tanda bahwa dirimu memiliki sifat pelit

Ciri-ciri pubertas, Krisis jati diri

Anak yang sudah mengalami pubertas akan mulai melakukan pencarian jati diri. Seringkali mereka akan menjadi orang yang susah diatur dalam melawan orang tua. Kamu tidak perlu terlalu khawatir menghadapi masa-masa ini. Sebagai langkah untuk mendekati mereka, maka Orang tua harus sesekali mencoba bergabung dengan anaknya. Jadilah orang tua yang asik dan bisa paham terhadap lingkungan yang sedang dialami oleh anaknya. Lakukanlah bersama-sama dengan mereka apa yang mereka senangi. Dengan berperilaku seperti itu orang tua masih bisa membimbing mereka, sehingga anak tidak kehilangan jati dirinya.

  • Share