Wafatnya Siti Khadijah RA istri Rasulullah tercinta

  • Share

Beberapa hari setelah meninggalnya Abu Thalib, Siti Khadijah RA sakit keras. Pada saat itu usia Beliau 63 tahun. Pengucilan selama 3 tahun itu memang membuat fisik beliau sangat menurun. Bagaimanakah wafatnya Siti Khadijah RA?

Permintaan terakhir istri Rasulullah

Menjelang wafatnya Ummul mukminin, ibu orang muslim, orang pertama yang masuk islam pertama saat kenabian Rasulullah, beliau berkata, “Ya Rasulullah Aku memohon maaf kepadamu, jika selama menjadi istrimu aku belum berbakti kepadamu,”
(Kitab Al-Busyro fi manaqib sayyidati khodijah Al Kubro :16).

Rasulullah menjawab bahwa Siti Khadijah telah melakukan sangat banyak hal untuk dakwah Islam. Siti Khadijah telah mendukung Islam sepenuhnya.

Berita Terkait :  3 alasan hidupmu hanya jalan di tempat tanpa ada perubahan, ubahlah!

Siti Khadijah mengatakan bahwa ia sudah tidak punya apa-apa lagi untuk mendukung dakwah suaminya yang yang masih jauh dari kata selesai itu.

Sedemikian dalamnya cinta dan dukungan Siti Khadijah kepada Rasulullah, sehingga beliau mengatakan. Jika saat Rasulullah akan berdakwah dan terhalang sungai, di mana tak ada rakit ataupun jembatan. Siti Khadijah mengikhlaskan makamnya digali dan tulangnya dibuat jembatan untuk menyeberang (Tim Happy Wife Happy Life).

Siti Khadijah kemudian meminta Fatimah azzahra, Putri bungsunya untuk memintakan sorban Rasulullah sebagai kain kafannya.

Wafatnya Siti Khadijah, wanita pemilik rumah di surga

Rasulullah sangat terharu mendengar permintaan Siti Khadijah.
Sebelum  menikah dengan Rasulullah, Siti Khadijah berjuluk Ratu Mekah. Hampir dua pertiga kekayaan kaum Quraisy dialah yang memiliki.

Berita Terkait :  3 sikap yang dapat membuat anda mudah diacuhkan, hindarilah!

Saat dakwah Islam, sebagian orang muslim menjadi miskin karena orang-orang Quraisy menguasai perdagangan, dan tak mau memberi mereka pekerjaan. Di saat itu Siti Khadijah lah yang menyantuni mereka.

Saat pengucilan umat muslim, mereka juga terhindar dari kelaparan berkat harta Siti Khadijah. Namun di saat Siti Khadijah akan wafat, beliau tidak memiliki apa-apa. Bahkan bajunya pun memiliki 83 tambalan.

Di saat itu Siti Khadijah hanya meminta sorban Rasulullah. Sorban yang sering dikenakan setiap beliau menerima wahyu, sebagai kain kafan. Karena tak memiliki kain lain.

Berita Terkait :  Hakikat sebaik baiknya rezeki menurut Agama Islam

Dari Hadis shahih Al Bukhari, Abu Buhaira mengatakan, Malaikat Jibril mendatangi rumah Rasulullah. Ia menyampaikan salam dari Allah, dan menceritakan tentang rumah yang sudah dibangun di surga untuk Siti Khadijah, di mana tidak ada hiruk-pikuk dan keletihan.

Maka wafatlah Siti Khadijah di pangkuan Rasulullah pada bulan puasa ke-11 di tahun ke-10 kenabian Rasulullah.

Sumber: Sirah Nabawiyah, news.detik.com

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow BabatPost.com (TCT)

  • Share