Para petugas juga terus menyampaikan sosialisasi yang kuat kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker supaya kita terhindar dari COVID-19

Jakarta (BabatPost.com) – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau vaksinasi massal di Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Rabu, demi membantu pemerintah mengendalikan pandemi COVID-19.

Panglima, sebagaimana dikutip dari siaran resmi TNI yang diterima di Jakarta, Rabu, menjelaskan vaksinasi merupakan cara menekan laju penyebaran penyakit dan mengurangi risiko kematian serta sakit berat akibat COVID-19.

Walaupun demikian, ia meminta kepada peserta vaksinasi di Universitas Negeri Padang untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Berita Terkait :  TNI dan Polri siap bantu mempercepat vaksinasi di Jambi

“Para petugas juga terus menyampaikan sosialisasi yang kuat kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker supaya kita terhindar dari COVID-19,” kata dia.

Panglima TNI bersama Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito meninjau vaksinasi COVID-19 di Universitas Negeri Padang, Rabu.

Kegiatan itu menargetkan memvaksin 1.000 orang, yang terdiri atas remaja, mahasiswa, dan masyarakat umum. Sebanyak 54 tenaga kesehatan dari TNI dan Polri mendukung kegiatan itu sebagai juru imunisasi.

Berita Terkait :  Panglima TNI ganti jabatan Danpaspampres

Usai meninjau secara langsung vaksinasi di Universitas Negeri Padang, Panglima TNI turut mengawasi secara virtual pelaksanaan vaksinasi secara serentak di 10 lokasi yang berada di bawah naungan Korem 032/WBR. Penyelenggara menargetkan memvaksin 5.130 orang.

Ia menginstruksikan para dandim segera menghabiskan jatah vaksin yang tersedia sehingga vaksin tersebar secara merata.

Ia juga meminta sinergi antara TNI, Polri, dan para pemangku kepentingan lainnya terus dirawat sehingga upaya pengendalian COVID-19 di Sumatera Barat berjalan optimal.

Panglima TNI, Kepala BNPB, dan Kabaharkam Polri sebelumnya juga meninjau vaksinasi massal di UIN Lampung, Bandar Lampung, Rabu.

Berita Terkait :  FPKS komitmen bantu tangani pandemi melalui diplomasi internasional

Penyelenggara vaksinasi di UIN Lampung berencana memvaksin 1.500 warga. Ada sekitar 80 tenaga kesehatan dari TNI dan Polri yang bertugas sebagai juru vaksin.

Bersamaan dengan itu, vaksinasi COVID-19 massal juga digelar secara serentak di 23 titik di Bandar Lampung, Rabu. Kegiatan itu digelar oleh kodim, koramil, dan polres di Lampung.