Demi Atasi Arm Pump, Johann Zarco Jalani Operasi

  • Share

Berita MotoGP: Setelah sebelumnya mengakui bahwa arm pump menghambat performanya, Johann Zarco akhirnya memilih naik meja operasi untuk memulihkan lengannya pada Rabu (22/9).

Pekan lalu, Johann Zarco mengungkapkan bahwa dirinya bermasalah dengan arm pump. Hal tersebut pun mulai menghambat performa balapnya. Karenanya, ia mulai berpikir untuk segera menjalani operasi.

Setelah sempat dilanda kebimbangan kapan harus naik meja operasi, akhirnya pada Rabu (22/9) pagi waktu setempat, Zarco bertolak menuju Centre Hospitalier Pays d’Aix.

“Johann Zarco menjalani operasi yang sukses hari ini untuk Sindrom Kompartemen Aktivitas Kronis (CECS atau arm pump) di Center Hospitalier Pays d’Aix,” tulis Pramac Racing melalui akun di media sosial Twitter.

Berita Terkait :  Perkembangan pesat motor Ducati, bikin Andrea Iannone sumringah

“Dia diharapkan akan sepenuhnya fit lagi untuk Grand Prix Austin (Amerika Serikat), yang diadakan dari 1-3 Oktober.”

Sebelum menjalani operasi untuk mengatasi arm pump yang dideritanya, Johann Zarco sempat turun pada Tes MotoGP Misano bersama para penunggang Ducati Desmosedici lainnya.

Pebalap asal Prancis itu mampu menuntaskan hari pertama pada urutan ke-13 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 32,348 detik. Total ia berhasil menempuh 43 putaran.

Sedangkan status sebagai pebalap tercepat diklaim oleh Francesco Bagnaia. Rider Ducati Lenovo itu menorehkan waktu 1 menit 31,524 detik dan unggul atas Pol Espargaro (Honda) serta Aleix Espargaro (Aprilia).

Berita Terkait :  Garrett Gerloff Berharap Bisa Gantikan Valentino Rossi

Dalam balapan utama MotoGP San Marino, Zarco menyelesaikan balapan di urutan ke-12. Raihannya itu terhitung masih cukup baik, jika dibandingkan dengan rekan setimnya, Jorge Martin yang tersingkir dari perlombaan karena terjatuh. Akan tetapi, ia rupanya sama sekali tak merasa puas.

“Bukan hasil yang saya harapkan. Saya tidak start dengan baik dan langsung kehilangan beberapa posisi,” kata Zarco melansir laman resmi Pramac Racing.

“Segera setelah saya bisa mendapatkan kembali kecepatan balapan yang baik, saya membuat kesalahan di Tikungan 1, dan diberi long lap penalty,” imbuhnya.

Berita Terkait :  Luca Marini Bertekad Tampil Kuat di Aragon Demi Tembus 10 Besar Klasemen

“Setelah itu, tidak mungkin untuk kembali dan bertahan dengan grup terdepan,” ia mengakhiri.

Dapatkan update berita lainnya hanya di BabatPost.com, Jangan Lupa Follow BabatPost.com di Google News

  • Share