9 Klub Premier League Terancam Kehilangan Sponsor Utama

  • Share

Berita Liga Inggris: Pemerintah Inggris saat ini dikabarkan tengah mempertimbangkan melarang perusahaan judi untuk menjadi sponsor klub yang tampil di Premier League. Bukan hanya di divisi utama, pemerintah setempat juga berencana untuk memberlakukan hal yang sama di semua divisi sepakbola serta jenis cabang olahraga lainnya.

Seperti kabar yang dilansir dari Sport Bible, pihak Pemerintah Inggris saat ini tengah mempertimbangkan untuk menerbitkan larangan iklan perusahaan judi terpampang di jersey klub sepakbola. Itu artinya aturan tersebut akan sangat berdampak pada pemasukan dari sembilan klub sepakbola yang tampil di Premier League.

Berita Terkait :  Thomas Tuchel Desak Chelsea untuk Pertahankan Trevoh Chalobah

Di musim ini saja, hampir setengah dari klub peserta Liga Primer memiliki sponsor utama perusahaan judi. Sebut saja Burnley, Newcastle United, Leeds United, West Ham United, Wolverhampton Wanderers, Watford, Southampton, Crystal Palace, dan Brentford memiliki sponsor utama dari perusahaan judi. Hal itu menunjukkan bahwa ada keterkaitan yang cukup erat antara dunia sepakbola dengan rumah taruhan.

Kabarnya aturan larangan perusahaan judi untuk menjadi sponsor klub peserta Liga Inggris akan tampil dalam waktu dekat seiring dengan reformasi Undang-Undang Perjudian Tahun 2005. Jika mulai diberlakukan, maka aturan tersebut bukan hanya mengikat bagi dunia sepakbola saja, melainkan seluruh cabang olahraga lainnya.

Berita Terkait :  Daniel James: Tinggalkan Man United Adalah Keputusan yang Tepat

Meski demikian, West Ham United dan delapan klub lainnya bisa bernapas lega. Pasalnya aturan tersebut baru akan diberlakukan pada Juni 2023. Artinya, sembilan klub tersebut masih memiliki waktu untuk mencari sponsor yang baru.

Produk Minuman Beralkohol Juga Dilarang

Selain perusahaan judi, pemerintah Inggris juga tengah mempertimbangkan larangan bagi perusahaan minuman beralkohol untuk menjadi sponsor di dunia olahraga. Sementara produk rokok saat ini sudah sepenuhnya dilarang.

Dapatkan update berita lainnya hanya di BabatPost.com, Jangan Lupa Follow BabatPost.com di Google News

  • Share