Pemerintah pusat sebaiknya memberikan atensi khusus bagi daerah atau provinsi yang masih rendah capaian vaksinasinya.

Jakarta (BabatPost.com) – Ketua MPR Bambang Soesatyo memimta pemerintah daerah mengevaluasi program vaksinasi COVID-19 berdasarkan data Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, Bamsoet meminta pemda menjadikan informasi dari KPCPEN tersebut sebagai bahan evaluasi.

“Pemerintah pusat sebaiknya memberikan atensi khusus bagi daerah atau provinsi yang masih rendah capaian vaksinasinya,” kata Bamsoet.

Berita Terkait :  1.000 Warga Sumatera Barat Bakal Ikut Bergabung di Demo 4 November 2016 Besok

Sebelumnya, Ketua KPCPEN menyebut baru empat provinsi di luar Jawa dan Bali yang capaian vaksinasi dosis keduanya di atas rata-rata vaksinasi nasional.

Sementara itu, untuk capaian vaksinasi dosis pertama, disebut masih rendah yakni baru lima provinsi yang di atas rata-rata vaksinasi nasional.

Bamsoet meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi, khususnya capaian vaksinasi dosis pertama yang disebut masih rendah.

“Perbanyak sentra vaksinasi hingga menggencarkan program door to door,” ujarnya.

Berita Terkait :  Anggota DPR dorong pelaku pariwisata manfaatkan QRIS

Bamsoet juga meminta komitmen pemerintah pusat dalam membantu pemerintah daerah di luar Jawa dan Bali untuk mengatasi kendala-kendala dalam percepatan vaksinasi COVID-19.

Selain itu, dia berharap Pemerintah terus menyosialisasikan vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat beserta efikasi dan keamanannya.

“Dengan edukasi itu dapat menghilangkan keraguan masyarakat terhadap vaksin COVID-19,” kata¬†Bamsoet.

Bamsoet juga mengimbau seluruh masyarakat agar dapat mendukung program pemerintah untuk vaksinasi COVID-19 maupun melengkapi vaksin dosis kedua.

“Vaksinasi terbukti efektif dalam menurunkan kasus baru serta mampu meminimalisasi¬†dampak buruk apabila terpapar,” kata Bamsoet menegaskan.

Berita Terkait :  Presiden Jokowi: Vaksinasi COVID-19 dosis ketiga gratis