Andrea Dovizioso Tipe Pembalap Analitis

Bos WithU Yamaha RNF MotoGP Team Razlan Razali sangat berharap banyak dari pembalap sekelas Andrea Dovizioso di MotoGP 2022.

WithU Yamaha RNF MotoGP Team akan turun di MotoGP 2022 dengan ekspektasi tinggi. Hal itu rasanya masih wajar mengingat skuad ini cukup berpengalaman turun di MotoGP sejak 2019 saat masih bernama Sepang Racing Team (SRT) yang didukung Petronas.

AHABET

Musim depan, RNF akan diperkuat kombinasi antara pembalap sarat Andrea Dovizioso dan rookie berpotensi Darryn Binder. Nama terakhir promosi langsung dari Moto3 ke tim milik Razlan Razali tersebut.

Pada musim 2021 lalu, Binder memperkuat Petronas Sprinta Racing yang tak lain tim kelas lightweight yang saat itu masih satu grup dengan Petronas SRT, tim MotoGP pimpinan Razali.

JAYA POKER
Berita Terkait :  Klasemen sementara MotoGP usai GP Inggris 2016 : Marquez masih unggul jauh dari Rossi

Tentu saja kedua pembalap mengejar dan dibebani target berbeda. Hal itu diungkapkan Razali dalam wawancara dengan MotoGP.com, belum lama ini.

“Andrea masih perlu membuktikan banyak hal. Saya kira ia ingin mencoba memenangi gelar juara dunia. Saya tak melihat mengapa kami tidak mampu melakukannya. Melihat pengalamannya, kami juga berharap ia mampu bersaing memperebutkan gelar,” ujar Razali.

Dovi memang kenyang pengalaman turun di berbagai kelas Kejuaraan Dunia Balap Motor. Juara dunia kelas 125cc (kini Moto3) 2014 tersebut tercatat turun di MotoGP sejak 2008 dan baru mulai berhenti pada akhir 2020 sebelum ditarik SRT menjelang GP San Marino, September lalu.

Berita Terkait :  Eksperimen Ban Keras Valentino Rossi Gagal karena Trek Dingin

Di MotoGP, Dovi berhasil memenangi 15 Grand Prix, 62 podium, tujuh pole position, dan 11 fastest lap dari 234 start. Ia adalah runner-up MotoGP tiga kali (2017, 2018, 2019) dan pernah menggeber Honda, Yamaha, dan Ducati di kelas premier.

“Menurut pengalaman saya, Andrea itu sangat analitis. Ia dengan jelas mengatakan keinginannya dan mengidentifikasi masalah dengan motornya. Itulah sebabnya Yamaha sangat mementingkan komentar dan masukan darinya,” tutur Razali.

“Saya pikir Yamaha membutuhkan perspektif itu dari pembalap berpengalaman. Saya yakin dia akan membantu mengembangkan tim dan membantu Darryn pada saat yang sama,” ucapnya soal pembalap asal Forlimpopoli, Italia, 35 tahun, tersebut.

Berita Terkait :  Hasil Race MotoGP Mugello 2016, Drama apik warnai balap di kandang Valentino Rossi

Soal rekan setim Andrea Dovizioso, Razali menyebut di MotoGP 2022 nanti akan ada lima rookie. Target yang diberikan untuk Binder, 23 tahun, adalah menjadi rookie terbaik di MotoGP 2022.

“Saya kira, itulah target terbaik yang kami harapkan bisa dicapai Darryn. Lihat saja apakah semua ini akan bekerja sesuai rencana. Yang pasti, MotoGP 2022 seharusnya menjadi musim yang menarik.”

 

Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More