Miguel Oliveira soal GP Styria Kacaukan Musimnya di MotoGP 2021

Pembalap KTM Miguel Oliveira mengalami crash saat sesi latihan GP Styria di Spielberg, Austria, Agustus lalu. Kecelakaan itu disebabkan tidak berfungsinya kontrol traksi dan konsekuensinya ia keluar jalur.

Miguel Oliveira sebenarnya enggan mengingat kejadian pada 6 Agustus. Itu hari pertama latihan bebas MotoGP usai libur musim panas. Dengan penampilan kuatnya dalam beberapa race sebelum jeda, ia telah memposisikan diri untuk terlibat dalam perebutan gelar.

Akan tetapi, insiden hari Jumat pada akhir pekan Grand Prix (GP) Styria telah membawa pembalap Red Bull KTM Factory Racing asal Portugal tersebut harus keluar jalur sejak saat itu.

Pada sesi latihan bebas pertama (FP1 GP Styria, kontrol traksi motor RC-16 Oliveira tak berfungsi seperti biasa ketika keluar dari Tikungan 3 Sirkuit Red Bull Ring.

Berita Terkait :  Andrea Dovizioso Skeptis pada Karier Darryn Binder di MotoGP

Sang rider terbang sebelum terpelanting, menyebabkan tangannya terluka. Meski mengalami cedera, Oliveira tidak perlu istirahat lama. Namun masalah tersebut tetap memengaruhi performanya. Di paruh kedua musim, dia hanya mampu mengumpulkan sembilan poin.

Pada akhir musim di Valencia, Oliveira menekankan bahwa posisi akhirnya dalam klasemen tidak relevan baginya. Sebagai peringkat ke-14 di klasemen MotoGP, jelas jauh dari ekspektasi.

“Posisi di kejuaraan mencerminkan paruh kedua musim yang sangat buruk,” kata pembalap 26 tahun tersebut.

Oliveira juga mengungkapkan insidennya dalam GP Styria menentukan musim yang dijalaninya di MotoGP. Ia mengakui cedera yang menimpanya membuatnya kesulitan menjalani balapan.

“Insiden di Styria menentukan. Itu bukan cedera yang membuat saya tidak bisa membalap. Tapi, cedera membuat saya menghadapi keterbatasan berkendara. Benar-benar rumit karena pergelangan tangan kanan saya terpengaruh,” ujarnya.

Berita Terkait :  Ducati Temukan Kunci Perbaikan Inkonsistensi Jack Miller

“Proses penyembuhan tidak bisa dipercepat. Penyembuhan alami kami perlambat karena ada risikonya, itu membatasi saya lebih dari yang saya dan tim harapkan. Saya tidak bisa menampilkan yang terbaik.

“Dengan gaya berkendara saya, seringkali saya dapat mengatasi kekurangan motor, namun dengan cedera, saya kesulitan dan ini benar-benar memalukan,” tuturnya menjelaskan insiden GP Styria yang membuat paruh kedua musim sulit baginya.

Namun paruh pertama musim MotoGP 2021 pun tidak berjalan sesuai rencana untuk Oliveira dan KTM. Hanya baru setelah Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello, tren kenaikan terlihat dengan jelas.

Berita Terkait :  Bastianini Punya Dua Amunisi untuk Taklukkan MotoGP 2022

“Awal musim saya ini berjalan buruk. Saya pulang dengan tangan kosong di banyak balapan,” ucap Oliveira. “Ketika saya tiba-tiba mencetak poin, saya ditanya lagi dan lagi tentang peluang meraih gelar.

“Tetapi, bukan itu yang ada di dalam pikiran saya. Setelah awal paruh kedua musim, saya pasti berhenti melihat status kejuaraan,” ujar pembalap yang memenangkan balapan di Barcelona tersebut.

*Artikel ini dibuat oleh M. Fadhil Pramudya P yang sedang menjalani magang.

 

Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More