Michael van der Mark Minta BMW Perbaiki M 1000 RR

Kendati mengoleksi tiga podium, termasuk satu kemenangan, Michael van der Mark merasa BMW M 1000 RR masih memiliki kekurangan di banyak area.

BMW membangun M 1000 RR untuk menggantikan S 1000 RR, dan dengan harapan dapat menantang Kawasaki, Ducati serta Yamaha secara reguler. Meski kinerja keseluruhan motor menjanjikan, tetapi masih kedodoran di trek kering.

Saat balapan berlangsung dalam kondisi basah, BMW mampu unjuk gigi. Hal itu setidaknya bisa dilihat dari kemenangan Van der Mark di Superpole Race WSBK Portugal, atau podium ketiga Race 2 pada putaran Mandalika lalu.

Usai rookie Axel Bassani terjatuh, Van der Mark bertarung ketat dengan juara dunia Toprak Razgatlioglu memperebutkan tiga besar. Menjelang lap-lap akhir, rider Belanda itu akhirnya bisa melepaskan diri dari sang rival.

Berita Terkait :  BMW Punya Banyak Pekerjaan Rumah Usai Tes WSBK Catalunya

Walau puas akan kemajuan yang dicapai BMW selama musim 2021, Van der Mark sadar bahwa pabrikan Jerman itu masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan untuk memangkas selisih dengan Yamaha, Kawasaki, dan Ducati.

“Menurut saya, (jumlah) podium tidak sebanyak yang kami harapkan. Tapi kejuaraan Superbike tahun ini begitu dekat dan ketat dengan begitu banyak pembalap yang bertarung di depan,” tuturnya ketika media debrief di WSBK Indonesia.

“Juga, dengan kehadiran M1000RR yang baru, kami berharap lebih. Kami hanya bisa membuat kemajuan kecil pada satu waktu dan kami harus mengembangkan motornya.

Berita Terkait :  Cuaca Buruk, Race 1 WSBK Indonesia Diundur Minggu

“Saya kira kami membuat kemajuan yang baik sepanjang tahun. Sebagai pembalap, Anda selalu menginginkan lebih. Tapi untungnya ada tahun depan yang segera datang.

“Semuanya perlu lebih baik karena itu satu-satunya cara kami akan menang. Kami kekurangan sedikit tenaga dan tenaga selalu mudah, terutama di trek lurus. Ini semua kombinasi sasis dan hal-hal seperti itu.”

Michael van der Mark bakal memiliki tandem anyar di WSBK 2022. Scott Redding meninggalkan Ducati untuk bergabung ke BMW Motorrad, sekaligus menggantikan juara dunia musim 2013, Tom Sykes.

Berita Terkait :  Hadapi WSSP 2022, Dynavolt Triumph Turunkan Hannes Soomer

Redding diharapkan Van der Mark bisa menerapkan pengetahuannya dari Ducati guna membantu pengembangan M 1000 RR.

Dan mengomentari Sykes, diungkapkan Van der Mark, bahwa rekan setimnya ini memiliki kecepatan yang sama seperti dirinya sepanjang musim 2021.

“Scott adalah pembalap yang kencang, tetapi begitu juga Tom,” ucapnya.

“Scott memiliki pengalaman di Ducati. Jadi, mudah-mudahan dia bisa memberi kami beberapa informasi orang dalam tentang apa yang bisa kami coba di BMW.

“Tapi saya pikir tahun ini Tom dan saya telah menunjukkan hasil kami sangat mirip. Saya pikir saat ini kami sudah memaksimalkan motor dan kami benar-benar perlu mengembangkan paketnya.”

Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More