Jakarta (BabatPost.com) – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan, partai politik itu melanjutkan tradisi penghijauan di hari ulang tahun (HUT) ke-49 mereka.

Kegiatan sosial itu dengan menggelar aksi bersih-bersih Daerah Aliran Sungai Ciliwung, Minggu. Selain itu, dilakukan menanam pohon di Kanal Banjir Timur, Jakarta Timur, Minggu.

Sebanyak 227 kader partai politik yang juga anggota DPRD dan Satgas DPD DKI Jakarta, DPD Jawa Barat, dan DPD Jawa Tengah dikerahkan pada aksi sosial itu.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, dia mengatakan, kegiatan seperti ini merupakan tradisi PDI Perjuangan, khususnya sejak tiga tahun terakhir dalam menyambut HUT partai. Menurut dia, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menginginkan partai politik itu terus menjaga kultur organisasi untuk merawat Pertiwi.

Berita Terkait :  Pengamat nilai Khofifah masuk 500 tokoh muslim inspirasi perempuan

“Dalam merawat Pertiwi, kami memberikan oksigen bagi kehidupan. Berpolitik bagi PDI Perjuangan itu perspektifnya sangat luas, meliputi seluruh aspek kehidupan rakyat, sehingga kali ini DPD PDI Perjuangan DKI dipusatkan melakukan gerakan penghijauan pada tahun ketiga,” jelas dia.

Ia juga menanam pohon mangga dan menyapu area KBT. Dia bahkan mengajak Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, dan semua yang hadir untuk menyapu minimal 20 meter persegi.

Basarah menambahkan, PDI Perjuangan bukan semata partai elektoral yang hanya bekerja ketika ada pemilu.  “Artinya partai yang urusannya negara, bukan hanya urusi politik, tetapi juga kemanusiaan, penghijauan, kerukunan umat beragama, dan aspek multimensional manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata dia.

Berita Terkait :  Kemarin, presidensi G20 hingga prabowo maju pilpres 2024

Karena itu, kata dia, PDI Perjuangan memiliki doktrin untuk melakukan segala bentuk yang bermanfaat bagi negara dan bangsa, salah satunya melalui penghijauan.

“Kesehatan itu bukan hanya kesehatan demokrasi, namun juga kesehatan lingkungan dan kemanusiaan kita. Dengan berpartai, kita juga hendaknya berpikir kemanusian, bukan hanya soal elektoral saja,” kata dia.