Hana Malasan Jatuh Beberapa Kali saat Syuting Ben & Jody

 

BabatPost.com – Ben & Jody adalah film bergenre action pertama sepanjang karir Hana Malasan di dunia perfilman tanah air. Dia pun sangat tertarik untuk ikut terlibat ketika ditawari bermain dalam film arahan sutradara Angga Dwimas Sasongko tersebut.

Hana merada bermain film action berbeda sekali dari bermain film genre drama. Salah satu yang dirasakan aktris keturunan Sunda itu, dari sisi ketahanan fisik.

Energinya benar-benar terkuras saat proses syuting film Ben & Jody. Selain itu, persiapan latihan koreo juga memerlukan waktu sekitar 1,5 bulan bersama pelatih koreografer, Yayan Ruhian.

Berita Terkait :  Ustaz Ahmad Al Habsyi Kepergok Pergi Dengan Istri Keduanya

“Buat aku bukan kesulitan tapi lebih ke tantangan kali ya. Untungnya kita dikasih waktu 1,5 bulan sama suhunya, Kang Yayan, untuk latihan,” kata Hana Malasan kepada BabatPost.com Senin (17/1).

Lebih lanjut, dia mengaku sempat beberapa kali terjatuh saat menjalani syuting film Ben & Jody di sebuah pegunungan di daerah Jawa Barat. Kendati demikian, Hana tidak mau bermanja-manja atau bermalas-malasan.

“Pada saat syuting, kondisinya musim hujan. Kita action lari-lari, loncat-loncat, tapi medannya basah, becek. Beberapa kali kita terjatuh. Ada syuting dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi. Full pukul’pukulan, action dan itu dilakukan malam hari,” terangnya.

Berita Terkait :  Jason Mraz alami kecelakaan mobil

Meski melalui proses yang berat menguras banyak energi, Hana Malasan bersyukur hasilnya ternyata luar biasa. Sejumlah orang terdekatnya bahkan penasaran untuk menonton film Ben & Jody setelah menonton trailernya.

Hana Malasan berperan sebagai Rinjani di film Ben & Jody. Bersama Tambora (Aghniny Haque), mereka adalah tokoh di kampung adat yang sangat menjaga tradisi dan budaya. Termasuk budaya seni bela diri.

Film Ben & Jody menceritakan sosok Ben (Chicco Jerikho) yang aktif membela kelompok petani untuk melawan perusahaan. Namun dia kemudian menghilang akibat perlawanan yang dia lakukan dan pembelaannya kepada para petani.

Berita Terkait :  Reaksi Tata Janeeta Saat Mantan Suami Dipeluk Nikita Mirzani

Jody (Rio Dewanto) sebagai sahabat setia pun melakukan pencarian untuk menemukan keberadaan Ben. Perjalanan ini membuat mereka berdua harus mempertaruhkan hidup dan mati melawan gerombolan pembalak liar di bawah pimpinan Tubir (Yayan Ruhian).

Hingga akhirnya, pertemuan Ben dan Jody dengan kelompok kampung adat membuka kembali kesempatan mereka untuk melawan. Ben dan Jody dalam film ini digambarkan sebagai sahabat sejati, sahabat sampai mati.

Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More