Kebencian Pemain Naturalisasi Bruno Casimir pada Gorengan

BabatPost.com-Di usia 40 tahun, Bruno Casimir belum mau pensiun sebagai pemain sepak bola. Musim ini dia sempat mendapat tawaran dari klub Liga 2. Tapi, dia lebih memilih bergabung dengan klub Liga 3 PS Siak.

—Bagus Putra Pamungkas, Sidoarjo—

Jangan pernah membawa gorengan ke hadapan Bruno Casimir. Dia begitu ’’benci’’ dengan makanan berminyak itu. Sejak tiba di Indonesia musim 2007, dia ’’mengharamkan’’ gorengan untuk dikonsumsi.

’’Saya lebih suka makanan yang prosesnya direbus. Itu lebih sehat bagi tubuh,’’ katanya kepada Jawa Pos.

Bruno ogah kalau tubuhnya tidak sehat. Selain makanan berminyak, dia paling anti dengan dua hal lainnya.

’’Saya juga tidak pernah merokok dan minum-minuman beralkohol. Saya jaga betul jangan sampai itu masuk dalam tubuh saya,’’ tegasnya.

Itu yang jadi rahasia fisik Bruno selalu fit. Padahal, dia sudah berusia 40 tahun pada 17 Desember lalu. Bruno merasa masih dalam usia emas. Sampai-sampai dia tidak tahu kapan harus pensiun.

Berita Terkait :  Septian Bagaskara Diisukan Merapat ke RANS Cilegon FC

’’Selama saya merasa masih kuat, saya akan tetap bermain. Kapan saya pensiun? Saya akan pensiun kalau saat bangun tidur kaki saya merasa sudah tidak kuat bermain. Umur itu cuma angka,’’ beber pemain berdarah Kamerun tersebut.

Di usia kepala empat, Bruno masih saja banjir tawaran. Di awal musim, dia sempat memperkuat Persis Solo. Tapi, dia tersingkir setelah Persis diakuisisi Kaesang Pangarep.

Setelah itu, mantan pemain Arema FC tersebut mendapat tawaran dari beberapa klub Liga 2. Sampai dia akhirnya malah memutuskan untuk bergabung dengan tim Liga 3 PS Siak.

Lalu, apa alasannya? ’’Sederhana saja. Di Liga 2, umur kompetisinya tidak panjang. Setelah (Liga 2) selesai, saya akan bingung cari klub baru.

Kalau di Liga 3, kompetisinya cukup panjang. Saya bisa bermain dengan PS Siak sampai enam bulan. Kalau di Liga 2 paling kontrak tiga bulan sudah selesai,’’ beber pemain yang mendapat status WNI pada 2019 itu.

Berita Terkait :  Widodo C. Putro Menuju Bhayangkara untuk Gantikan Paul Munster

Ini adalah kali pertama dia bermain di Liga 3. Tapi, performanya langsung impresif. Bruno mampu membawa PS Siak menjadi juara Liga 3 Riau dan kini melaju ke babak 16 besar nasional. Dia pun merasa tidak ada perbedaan signifikan antara Liga 3 dan kasta di atasnya.

’’Soal kualitas, saya pikir sepak bola di Indonesia tidak jauh beda. Cuma kalau di Liga 1 dan 2 pemainnya lebih paham taktikal. Kalau di Liga 3, pemainnya mayoritas andalkan lari dan kecepatan,’’ ungkap pemain yang menikah dengan perempuan asal Tangerang itu.

Hal itu pula yang membuatnya tampak menonjol di Liga 3. Sebagai bek tengah, Bruno dengan mudah menghentikan serangan lawan. ’’Sepak bola bukan hanya soal kecepatan saja. Kalau andalkan kecepatan tanpa tahu positioning, ya percuma. Di situ saya bisa ambil keuntungan karena tahu lawan akan bergerak ke mana. Saya gunakan pengalaman saya,’’ jelas Bruno.

Berita Terkait :  Persebaya Tak Juara, Marselino Ferdinan Susul Skuad Shin Tae-yong

Sayang, dia sempat absen dua laga di babak 32 besar. Bruno dinyatakan positif Covid-19. ’’Tapi, saya selalu men-support teman-teman dengan cara apa pun,’’ tambahnya.

Kini, PS Siak tinggal selangkah lagi ke Liga 2. Bruno punya motivasi berlipat untuk membawa timnya promosi. ’’Saat ini istri saya sedang hamil. Saya ingin promosi ke Liga 2 jadi kado bagi istri dan calon anak saya,’’ tutur pria yang sudah dikaruniai dua anak tersebut.

Jika PS Siak promosi, Bruno tidak mau cari tim baru lagi. Dia mau bermain di Liga 2 bersama PS Siak. ’’Kalau lolos Liga 2, saya sangat ingin bertahan di PS Siak. Karena itu akan jadi sejarah bahwa saya jadi bagian yang membawa tim promosi. Tapi, semua keputusan bergantung manajemen klub,’’ terangnya.

Bagaimana jika akhirnya dia tidak dipertahankan? ’’Saya akan mencari klub baru. Selama saya masih kuat, saya akan terus bermain,’’ ucapnya.

Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More