CDM akan Teruskan Keluhan STY soal Buruknya Fasilitas Latihan Vietnam

BabatPost.com-Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia di SEA Games 2021 Hanoi, Ferry J Kono mengatakan akan menyampaikan keluhan pelatih tim nasional U-23 Indonesia Shin Tae-yong soal buruknya lapangan latihan Indonesia di Vietnam.

STY sebelumnya mengatakan bahwa fasilitas latihan untuk Timnas U-23 di Lapangan Bao Bang, Phu Tho, selevel lapangan sekolah dasar. Pelatih asal Korea Selatan itu menyebut bahwa lapangan latihan di Vietnam adalah lapangan latihan terburuk yang pernah dia lihat sepanjang 30 tahun kariernya di sepak bola.

Ferry menuturkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan manajer cluster tempat bertanding cabang olahraga sepak bola. Tujuannya adalah untuk mencari tahu masalah sebenarnya. Selain itu, Ferry berencana untuk berkirim surat dengan penyelenggara SEA Games Vietnam (VISGOC).

Berita Terkait :  Lawan Ditinggal Pelatih, Kans Persebaya Akhiri Musim dengan Kemenangan

“Mekanisme untuk kami melakukan protes itu kalau di tingkat saya ada namanya CdM meeting. Official CdM meeting itu baru dilaksanakan pada tanggal 10, 12, 14 dan 16 Mei,” ujar Ferry ditemui usai pengukuhan tim Indonesia untuk SEA Games Vietnam di Jakarta, Minggu seperti dikutip dari Antara.

“Jadi, secara resmi akan kami sampaikan. Dan bukan dari cabang olahraga sepak bola saja, tapi semua cabang olahraga kita yang akan bertanding dan menerima keluhan-keluhan. Semua akan kita upayakan pada CdM meeting tersebut,” lanjut Ferry.

Berita Terkait :  Persebaya Tak Juara, Marselino Ferdinan Susul Skuad Shin Tae-yong

Menurut Shin Tae-yong fasilitas lapangan untuk latihan tidak cocok untuk sepak bola modern. Sebab, banyak bagian yang berlubang dan berpasir. Sehingga pemain Indonesia tidak dapat berlatih dengan maksimal.

Selain berusaha agar para atlet mendapat fasilitas untuk berlatih dengan baik, Ferry menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih mengupayakan agar nomor tolak peluru tetap dipertandingkan.

“Memang secara resmi VISGOC sudah mengirimkan email untuk membatalkan nomor tolak peluru. Namun kami masih berharap VISGOC memperhatikan surat yang dikirimkan oleh Asian Federation agar tetap mempermainkan nomor tersebut,” kata Ferry.

Berita Terkait :  Shin Tae-yong sebut Timnas Sengaja Parkir Bus Hadapi Vietnam

“Atletik baru bermain di tanggal 14 sehingga masih ada waktu.”

Ferry juga memastikan bahwa para atlet tolak peluru tetap bertolak ke Vietnam. Sebab, mereka sudah menjadi bagian dari tim Indonesia.

Terkait cabang olahraga angkat besi putri yang sempat dikabarkan dihapus, Ferry menekankan bahwa semua nomor tetap dipertandingkan pada SEA Games Vietnam.

“Sampai saat ini angkat besi masih terus bermain. Semua nomor di weightlifting tidak ada yang dibatalkan sehingga masih berjalan seperti semula,” ujar Ferry.

Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More