Dua Tim Siap Dipilih Dorna Sports sebagai Pengganti Suzuki

Leopard-Aprilia siap menjadi tim independen sementara GasGas menjadi pilihan ideal jika Dorna menginginkan skuad pabrikan.

Meskipun belum mengeluarkan pernyataan resmi, Suzuki sudah berencana meninggalkan Kejuaraan Dunia MotoGP pada akhir musim 2022 nanti. Praktis, akan ada dua posisi pembalap yang kosong karena bakal ditinggalkan Joan Mir dan Alex Rins.

Dorna Sports selaku pemegang hak penyelenggaraan dan komersial MotoGP pernah mengungkapkan, prioritas mereka adalah menggantikan pabrikan asal Hamamatsu, Jepang, tersebut, dengan pabrikan lain sehingga jumlah merek tetap enam (lima lainnya adalah Honda, Yamaha, Ducati, KTM, dan Aprilia).

Bila fokus utama Dorna adalah mencari pabrikan baru, GasGas rasanya bisa menjadi pengganti Suzuki yang ideal. GasGas berasal dari Spanyol namun sudah diakuisisi Pierer Mobility AG (juga pemegang merek KTM dan Husqvarna) tiga tahun lalu.

Reputasi GasGas meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir di balap motor dunia. Mereka mampu Reli Dakar 2022, memiliki tim pabrikan di Kejuaraan Dunia MXGP, kedua pembalap mereka saat ini berada di tiga besar Moto3, serta merebut sejumlah podium di Moto2.

Berita Terkait :  Fabio Quartararo Tegaskan Tak Ingin Tinggalkan Yamaha

Sejumlah media Italia menyebut, para bos di Mattighofen, Austria – markas Pierer Mobility AG – tidak pernah menutupi keinginan mereka menurunkan tim pabrikan lain di MotoGP. Meskipun, mereka selalu menunda-nunda ambisi tersebut.

Kini, Suzuki siap pergi. Bila GasGas berniat turun di MotoGP, inilah saat yang tepat meskipun banyak kabar menyebut mereka baru akan siap pada 2024.

Di sisi lain, Carmelo Ezpeleta selaku bos Dorna harus bergerak cepat. Pasalnya, sejumlah pembalap top – seperti juara dunia 2020 Joan Mir peringkat ketiga musim yang sama, Alex Rins – berisiko tidak mendapatkan posisi di grid.

Pada 2021 lalu, sejumlah rumor menyebut KTM bakal menambah unit RC16 di MotoGP masa depan untuk menampung para pembalap muda mereka seperti Pedro Acosta, Ayumu Sasaki, Xavier Artigas, Jaume Masia, Augusto Fernandez, Sergio Garcia, dan Izan Guevara.

Berita Terkait :  Tiba di Indonesia Marc Marquez terlihat lebih kurus, ini fotonya

Selain pabrikan baru, sesaat setelah Suzuki secara tak resmi mengumumkan bakal pergi pada tes di Jerez lalu, Dorna juga menyebut sejumlah tim independen top juga berniat untuk turun di MotoGP.

Aprilia dikabarkan tengah mencari tim satelit yang cocok dan Leopard Racing bisa menjadi pilihan yang tepat. Meskipun sejumlah petinggi tim membantah, skuad milik Flavio Becca tersebut pernah mengonfirmasi ketertarikannya untuk turun di MotoGP.

Tetapi, semua kini tergantung Dorna Sports. Leopard Racing dinilai tidak hanya solid dari sisi finansial namun juga prestasi mentereng, khususnya di kelas terkecil.

Pada 2015, Leopard Racing merebut gelar juara dunia Moto3 lewat Danny Kent. Dua tahun berselang, 2017, mereka mengulanginya lewat Joan Mir. Pada 2019, Lorenzo Dalla Porta memberikan gelar juara dunia Moto3 untuk Leopard.

Tahun lalu, Dennis Foggia bisa saja melanjutkan tradisi gelar Moto3 milik Leopard jika tidak terjatuh pada balapan terakhir. Musim ini, Foggia juga masih berpeluang untuk merebut gelar karena berada di peringkat kedua klasemen.

Berita Terkait :  Hal ini bikin MotoGP 2016 layak dinantikan

Setelah sukses mengakuisisi Sirkuit Viterbo di Italia, Leopard Racing mulai berpikir untuk bekerja sama dengan Aprilia, untuk membuat tim satelit yang murni asal Italia. Proyek ini dipimpin oleh Christian Lundberg dan kabarnya sudah lama memberi syarat kepada Dorna.

Massimo Rivola selaku CEO Aprilia Racing juga mengaku sudah siap untuk menghadapi tantangan baru. Pabrikan asal Noale, Italia, tersebut kabarnya sudah tidak lagi memikirkan kehilangan konsesi mulai MotoGP 2023.

“Keputusan Suzuki membuat banyak orang sulit percaya. Tidak banyak lagi yang bisa dikatakan. Saya berharap posisi mereka akan digantikan tim atau pabrikan besar lain,” ujar Rivola.

“Kami ingin segera menemukan tim yang tepat. Jika sudah ada, kami akan siap untuk segera menyelesaikan semua secara cepat.”

 

Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More