Sekjen PSSI, Yunus Nusi Pastikan KLB Tetap digelar 16 Februari 2023

Yunus Nusi

babatpost.com – Sekjen PSSI, Yunus Nusi memastikan gelaran acara KLB Tetap digelar 16 Februari 2023. Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Kamis (10/11/2022) memutuskan Kongres Luar Biasa Pemilihan pemilihan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan anggota Komite Eksekutif lebih cepat.

Hal ini setelah FIFA merespons surat dari PSSI terkait percepatan pelaksanaan kongres 2023.Pada surat FIFA yang dikirimkan ke PSSI hari Kamis (10/11/2022). Disebutkan, FIFA menginginkan Kongres Biasa untuk pemilihan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) dilakukan pada 14 Januari 2023.

Berita Terkait :  Timnas Indonesia Garang di Laga Perdana, Bantai Brunei 12-0

Langkah selanjutnya, PSSI menetapkan untuk Kongres Luar Biasa Pemilihan Eksekutif Komite (Ketum, Waketum, anggota Komite Eksekutif) digulirkan pada 16 Februari 2023.

Seperti diketahui, pada Jumat (28/10/2022) lalu, melalui Emergency Meeting Exco PSSI memutuskan untuk mempercepat kongres biasa pemilihan melalui tahapan mekanisme kongres luar biasa sesuai tahapan aturan organisasi.

“Kami telah menerima surat dari FIFA terkait pelaksanaan kongres. Awalnya kami merencanakan kongres biasa pemilihan KP dan KBP pada 7 Januari dan kongres luar biasa pemilihan seluruh Komite Eksekutif pada 18 Maret,” kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Berita Terkait :  Alasan Persita Pilih Angel Alfredo Vera sebagai Pelatih Baru

“Namun, ada perubahan melalui surat dari FIFA dan kami akan mengikuti arahan dari FIFA.”

KP dan KBP terpilih nanti akan bekerja untuk memproses menuju kongres pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota komite eksekutif pada 16 Februari 2023.

“Dengan ini kami segera mengirimkan surat kepada seluruh voters PSSI terkait perubahan tanggal kongres sesuai jawaban dari surat FIFA,” kata Yunus.

Voters PSSI berjumlah 87. Jumlah 87 voters PSSI berasal dari total pemilik suara pada kongres tahunan PSSI 2022.

Berita Terkait :  Borneo FC Resmi Lepas Fakhri Husaini

Sebanyak 87 anggota PSSI itu terdiri dari 34 Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI, 18 klub Liga 1, 16 tim Liga 2, 16 kesebelasan Liga 3, Federasi Futsal Indonesia, Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia, dan Asosiasi Pelatih Sepak Bola Indonesia.

Pemilik suara PSSI yang berasal dari klub mengacu kepada hasil kompetisi musim 2021/2022, bukan 2022/2023 yang sempat berjalan dan tengah berhenti total akibat tragedi Kanjuruhan.

Related posts