Mendag geram dengan naiknya terus harga Bawang merah

Babatpost.com – Mendag geram dengan naiknya terus harga Bawang merah, Enggartiasto Lukita seorang menteri perdagangan mengatakan bahwa dia cukup geram dengan apa yang terjadi dengan proses distribusi bawang merah yang tengah terjadi. Karena kacaunya sistem distribusi ini membaut harga Bawang Merah menjadi cukup mahal.

Sebagai contoh adalah pada harga bawang merah di tingkat petani Brebes yang hanya mencapai Rp14 ribu per kg. Namun, ketika berada di tangan distributor, harga bawang telah mencapai Rp24 ribu per kg atau lebih tinggi Rp10 ribu per kg dibandingkan harga sebelumnya. harga Bawang merah

“Margin ini sampai dua hingga tiga tangan. Kalau ada Rp10 ribu itu sudah keterlaluan,” kata Enggar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (24/8/2016).

Bahkan, pada tingkat pedagang eceran harga bawang ini telah mencapai Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kg. Hal inilah yang pada akhirnya menyebabkan pemerintah akan menetapkan harga batas atas dan harga batas bawah pada harga pangan.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan aturan ini akan dikaji setiap 4 bulan. Dengan begitu, harga bawang akan tetap terkendali, khususnya adalah pada daerah Jakarta yang menjadi pilot project pada program ini.

“Nanti setiap empat bulan akan kita kaji,” jelasnya.

 

 

 

Mendag geram dengan naiknya terus harga Bawang merah

Bawang merahharga