Waspada Penyebaran MERS-CoV, Indonesia Memperketat Pintu Masuk Internasional

BabatPost.com – Wabah MERS-CoV di Korea Selatan dilaporkan telah menelan dua korban jiwa. Pasien wanita berusia 58 tahun dan laki-laki berusia 71 tahun itu meninggal dunia setelah mengalami gagal pernapasan.

Indonesia belum mengeluarkan pembatasan kepergian ke Korea Selatan terkait wabah Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) di negeri gingseng tersebut, Kementerian Kesehatan saat ini terus melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mencegah MERS-CoV masuk ke Indonesia.

Read More
Berita Terkait :  Prediksi Skor Indonesia vs Kamboja, 23 Desember 2022: Incar 3 Poin Penuh Timnas Garuda

Hal ini dilakukan mengingat Korea Selatan cukup dekat dengan Indonesia dan luasnya penularan kasus tersebut, serta peningkatan jemaah umroh di Ramadan.

“Kementerian Kesehatan terus melakukan pengetatan cegah tangkal di semua pintu masuk internasional, baik bandara maupun pelabuhan. Kantor kesehatan bandara dan pelabuhan juga telah siap melaksanakannya, karena selama ini kewaspadaan terhadap MERS-CoV belum dicabut. Artiny,a penumpang pesawat dari Korea Selatan perlu dilakukan kewaspadaan dengan pemeriksaan suhu badan memakai thermal scanner,” ujar Dirjen Pengendalian Penyait dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan, M. Subuh, Jakarta, Rabu (3/6).

Berita Terkait :  KJRI akhirnya mampu melobi rumah sakit di Jeddah

Kementerian Kesehatan menurutnya juga akan terus menyosialisasikan pada masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), dan memakai masker bila sedang bepergian ke negara tertular. Karena kedua hal tersebut terbukti efektif mencegah penularan MERS-CoV.

“Kami juga sudah menyiagakan fasilitas kesehatan atau rumah sakit untuk mewaspadai penanganan kasus MERS-CoV ini,” ujar Subuh.

Related posts