Kecelakaan di Ngraho tewaskan satu orang warga Tuban yang ternyata seorang aktivis musik metal

Babatpost.com – Kecelakaan di Ngraho tewaskan satu orang warga Tuban yang ternyata seorang aktivis musik metal, Jalur Ngawi-Bojonegoro kembali merenggut nyawa. Kecelakaan yang berujung maut menimpa seorang pengendara motor, Selasa Siang 6/9. Dan satu korban lain mengalami luka berat.

Kecelakaan tunggal berujung maut kembali terjadi di jalur utama Ngawi-Bojonegoro, Selasa (06/09) siang. Akibat kecelakaan tersebut seorang pengendara tewas di lokasi kejadian, sementara satu pengendara lainnya mengalami luka berat.

Read More
Berita Terkait :  Firasat Keluarga Sebelum Eri Jatuh ke Kawah

Kecelakaan tersebut terjadi di jalan turut Dusun Kedungbunder Desa Sumberarum Kecamatan Ngraho. Kecelakaan menimpa seorang pengendara sepeda motor diketahui bernama Wiyono (27), asal Dusun Krajan Desa Mojomalang Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban, dengan membonceng Anis Fauziah (21) asal Desa Cikande Kecamatan Cikande Serang Banten.

kecelakaan terjadi ketika pukul 14.15 WIB, sepeda motor honda beat nopol S-3341-EK yang dikendarai oleh Wiyono (27) berboncengan dengan Anis Fauziah (21). Setibanya di Jalan raya Ngawi-Bojonegoro, turut Dusun Kedungbunder Desa Sumberarum Kecamatan Ngraho, tiba-tiba kendaraan oleng ke kiri dan masuk ke selokan menabrak gorong-gorong.

Berita Terkait :  Polisi masih periksa saksi perihal kecelakaan KRL

laka ngraho

“Kendaraan melaju dari arah utara ke selatan, sesampainya di lokasi sepeda motor tersebut oleng ke kiri dan masuk ke selokan menabrak gorong-gorong,” ujar Sunaryo (38), saksi di lokasi kejadian.

Kapolsek Ngraho, AKP Purwanto SH, saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa kejadian kecelakaan tersebut terjadi karena tiba-tiba kendaraan yang dikendarai oleh kedua korban tidak melaju dengan tidak stabil. “Karena kendaraan dipalorkan oleng sebelum terperosok ke selokan, karena hantaman yang cukup keras akhirnya pengendara meninggal di lokasi kejadian,” ujar AKP Purwanto SH.

Berita Terkait :  Lagi, Air Asia kecewakan penumpang karena delay penerbangan

Akibat kejadian tersebut, Wiyono mengalami luka berat di bagian kepala sehingga meninggal seketika di TKP. Sedangkan pembonceng, Anis Fauziah mengalami luka berat (patah tangan kiri dan tulang rusuk sebelah kiri) dan di bawa ke RSU Padangan.

“Kerugian materiil ditafsir Rp 5 juta. Selanjutnya penanganan perkara laka lantas jalan tersebut diserahkan kepada Petugas Pos Lantas Tinggang,” pungkas AKP Purwanto Kapolsek Ngraho.

Related posts