Kisah Mario Teguh dan Ario Kiswinar Layaknya Drama Korea ‘King of Baking’

BABAT POST – Mario Teguh dan Ario Kiswinar dalam beberapa minggu terakhir telah menjadi perhatian masyarakat terkait upaya Kiswinar untuk mendapat pengakuan sebagai anak dari Mario Teguh. Kegigihan Kiswinar dan sulitnya Mario Teguh memberi pengakuan mengingatkan pada drama sukses tahun 2010, King of Baking. Kisah pelik keluarga ini bahkan dalam drama baru selesai dalam 30 episode.

Drama King of Baking bercerita kisah Kim Tak Goo, seorang anak di luar nikah presiden perusahaan roti legendaris, Geosung. Awalnya ayah kandungnya tak mengakui dia sebagai anaknya. Lalu Kim Tak Goo berusaha membuktikan diri sengan mengasah kemampuannya menciptakan roti-roti varian baru. Ternyata bakat ayahnya melekat pada dirinya.

Read More
Berita Terkait :  Mario Teguh di isukan kabur, Kiswinar malah memberi pembelaan, begini katanya ?

King of Baking, Kim Tak Goo (Yoon Shi Yoon) bercerita tentang kisah anak di luar nikah antara Presiden Direktur perusahaan roti dengan pelayannya. Meski statusnya sebagai anak di luar nikah, nyatanya ia diangkat menjadi pewaris ayahnya karena ia memiliki kemampuan yang luar biasa dalam mengolah roti.

Namun, predikat hak waris Tak Goo ingin dirampas oleh istri sah ayah Kim Tak Goo dan juga anaknya (Joo Won). Namun hal tersebut tidak menjadikan Tak Goo menanam kebencian.

Berita Terkait :  Tanggapi Somasi Mario Teguh, Deddy Corbuzier Gandeng Hotman Paris Hutapea

Ia bertekad menjadi pengusaha roti dari nol. Dengan semangat dan sifat pantang menyerah, Tak Goo dapat melewati masa-masa sulit dalam hidupnya demi meraih impiannya sebagai pengusaha roti.

Plot drama yang kekeluargaan tampaknya sangat pas di hati pemirsa Korea, terbukti dari pencapaian rating yang terbilang fantastis. King of Baking, Kim Tak Goo tayang dengan perolehan rating sebesar 14,2 persen versi AGB Nielsen, episode ketiga rating melesat hingga ke angka 26,4 persen.

Berita Terkait :  Deddy Corbuzier: Jika Mario Teguh Mau, Saya yang Akan Bayarin Tes DNA

Memasuki episode enam, rating menyentuh angka 31,1 persen dan terus meningkat tajam hingga drama ini tamat dengan perolehan rating sebesar 49,3 persen versi AGB Nielsen dan 50,8 persen versi TNmS. Bisa disimpulkan sebagian dari warga Korea menyaksikan akhir cerita drama legendaris ini.

Di Indonesia, pemberitaan Kiswinar dan Mario Teguh seperti drama berkepanjangan. Kini Mario mengupayakan jalan damai agar masalah keluarga tidak menjadi konsumsi publik berkepanjangan. Semoga akhir drama King of Baking yang manis bisa menjadi akhir perseteruan Mario dan Kiswinar.

Related posts